Artikel Terbaru

Kebiasaan Bekerja di Berbagai Negara

Kebiasaan bekerja orang Indonesia seringkali bisa membuat geleng-geleng kepala. Jika ada sesuatu yang buruk, dengan mudah dilindungi dengan komentar “Wajar saja, namanya juga Indonesia”. Kalimat ini biasanya membuat orang menjadi maklum, lalu akhirnya terus melakukan kesalahan yang sama. Padahal jika mau, tentu saja kita bisa memperbaiki keadaan untuk bisa terus bersaing dengan masyarakat dunia lainnya di masa mendatang. Tentu butuh strategi lebih jika ingin membiasakan diri bekerja lebih baik lagi. Meniru hal yang baik dari negara lain, tentu saja tak ada salahnya!

  1. Tepat Waktu Seperti di Jepang

Jepang adalah negara yang sangat terkenal dengan disiplin kerjanya. Karena etos kerja ini, Jepang bisa muncul sebagai negara Asia yang menyaingi Barat. Yang paling menonjol adalah prinsip Kai Zen yang dipegang teguh. Bagi bangsa Jepang, sebuah pekerjaan wajib dikerjakan sesuai jadwal agar tidak menimbulkan pemborosan. Tak heran orang Jepang terbiasa tepat waktu, jarang yang terlambat datang ke kantor dan terbiasa untuk tidak menunda-nunda pekerjaan.

  1. Menikmati Liburan ala Jerman

Menjadi mesin industri dan mampu menguasai nilai ekspor di Eropa, cukup jadi pembuktian bahwa pekerja negara Jerman memiliki produktivitas kerja yang patut dicontoh. Alih-alih bekerja keras tanpa henti, warga Jerman ternyata tahu kapan harus bekerja dan kapan harus bersantai untuk berlibur. Jika mengintip kalender negara Jerman, mereka bekerja hanya 7 jam sehari, mendapat 6 minggu libur nasional dan 6 minggu cuti kerja! Saat bekerja seseorang tak diperbolehkan bergosip, atau membuka sosial media, sehingga waktu singkat saat kerja berjalan dengan efektif.

  1. Berani Berpendapat Seperti Orang Perancis

Berdiskusi sudah jadi makanan sehari-hari orang Perancis. Hampir semua masyarakatnya suka berargumentasi, sehingga memiliki dasar pengetahuan yang luas dan kuat jadi hal yang wajib. Karena harus mampu berpikir logis, tak heran orang Perancis sangat suka membaca buku. Ketika sedang bekerja, orang Perancis yang terkenal sangat dingin dan arogan, tak mudah menerima perintah dengan pasrah. Inilah yang membuat orang Perancis terlihat sangat aktif dalam menyuarakan pendapat. Mereka sangat suka menyampaikan ide-ide baru, dan tak segan untuk berdebat.

  1. Loyalitas Tinggi Orang India

Etos bekerja orang India kebanyakan dipengaruhi oleh pandangan keyakinan mayoritasnya yaitu Hindu. Prinsip kerja yang utama adalah namak halal yaitu sebutan untuk karyawan yang memiliki loyalitas pada perusahaan. Kebalikannya adalah namak haram, untuk menyebut karyawan yang tidak loyal dalam bekerja. Namak halal diterjemahkan sebagai garam yang halal. Garam digunakan sebagai perumpamaan sesuatu yang berkelanjutan, sehingga karyawan yang bisa bekerja dengan serius menyelesaikan sesuatu hingga selesai dan loyal jadi sangat dihargai.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *