Ibu Urban Berbagi Cerita Tentang Mitos Menyusui dan ASI

0
1293
Mitos Menyusui itjeher.com

Menjadi ibu adalah pengalaman yang butuh belajar hingga tiada habisnya. Bahkan yang sudah mengalami menyusui anak pertama, seringkali masih merasa kurang pengetahuan ketika harus menyusui anak kedua. Akibatnya banyak mitos menyusui yang pada akhirnya ditelan mentah-mentah tanpa diketahui kebenarannya.

Phillips Avent bersama komunitas ibu-ibu modern dari The Urban Mama mengadakan acara bincang singkat dengan judul Let’s Talk about Breastfeeding dengan pembicara dr. Sarah Audia yang juga konselor laktasi bersama Finna Yudharisman, blogger dan ibu menyusui.

Mitos Menyusui itjeher.com

Di acara ini, dr. Sarah berbagi pengetahuan tentang mitos menyusui yang seringkali didengar para ibu, ditambah seputar kisah perjalanan menyusui dari Finna yang baru saja melahirkan bayi yang kini tengah berusia empat bulan.

BACA JUGA :

Yuk, Konsumsi Makanan Sehat! Begini Caranya

Mengatur Makanan Sehat untuk Golongan Darah O

Jangan Cemas, Ini Cara Mengatasi Biduran Pada Anak

Ini sebagian mitos menyusui yang dibagi!

  1. Mitos : Bocor kolostrum di trimester ketiga menjamin kelancaran produksi ASI

Fakta  : ASI yang sudah rembes di trimester tiga kehamilan tidak menjamin produksi ASI akan terus lancar. 3 hal utama yang mempengaruhi produktivitas ASI adalah Inisiasi Menyusui Dini, adanya Rawat Gabung, dan pelekatan bayi yang benar ke buah dada ibu.

  1. Mitos : Buah dada perlu dipijat sejak hamil agar ASI lancar

Fakta  : Buah dada tidak perlu dipijat sejak hamil karena akan memicu kontraksi. Cukup bersihkan puting dengan air hangat atau minyak alami agar kotoran luruh.

  1. Mitos : Wajar jika puting terasa nyeri ketika menyusui

Fakta : Rasa nyeri pada puting saat menyusui timbul karena pelekatan bayi ke buah dada ibu yang salah. Jika hal ini terjadi segera berkonsultasi dengan klinik laktasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here