Waspadai Jika Pasangan Melakukan Pelecehan Narsistik

0
725
Foto : Pixabay itjeher.com

Banyak masalah emosional yang mengemuka di zaman modern, salah satunya adalah pelecehan narsistik yang dilakukan oleh seseorang yang berperilaku narsistik pada orang di sekitarnya. Sifat narsistik atau yang biasa disebut narsis ini merupakan gangguan kepribadian dimana seseorang menganggap dirinya paling penting dan punya kebutuhan untuk dikagumi sampai mengabaikan kepentingan orang lain.

Seperti bentuk pelecehan emosional dan pelecehan psikologis lainnya, pelecehan yang disebabkan kecenderungan narsistik ini dapat dilakukan oleh orang terdekat, terutama pasangan.

Jika biasanya dalam hubungan asmara kedua belah pihak saling dukung dan menghargai, dalam hubungan yang salah satunya mengalami gangguan narsistik, maka akan membuat pasangan yang jadi korban tidak nyaman karena merasa diabaikan dari berbagai aspek. Pemiliki kepribadian narsis ini bahkan cenderung arogan, bahkan tidak memiliki empati sama sekali.

BACA JUGA :

Hutan Mangrove yang Tersembunyi di Jakara

Film Keluarga Cemara akan Tayang Akhir Tahun 2018

Melihat Simba Kecil di Cuplikan Perdana The Lion King

Pelecehan narsistik pada kenyataannya bukanlah sebuah sebutan medis resmi untuk masalah penyakit, namun tentunya gangguan kepribadian narsistik atau narcissistic personal disorder (NPD) telah diakui di dunia medis dan nyata adanya dapat menyebabkan orang yang terlibat termanipulasi.

Jika kamu adalah salah seorang korban pelecehan narsistik, jangan ragu untuk berbicara pada ahli gangguan mental. Hubungan keduanya bisa saja diperbaiki, namun ada kalanya keputusan berpisah lebih baik diambil. Karena berhubungan dengan seseorang yang mendominasi tidak akan selamanya sehat, bahkan jika pengidap mengaku sangat mencintai pasangannya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here