Membuat Kompos, Menyenangkan dan Mengurangi Beban Sampah

0
750
Foto : Pixabay itjeher.com
Foto : Pixabay itjeher.com

Metode membuat kompos sudah dikenal sejak dahulu, namun semakin instan kehidupan modern maka semakin banyak masyarakat yang meninggalkan salah satu kegiatan yang penting di rumah tangga ini. Padahal kompos memiliki banyak manfaat salah satunya adalah untuk memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan kandungan bahan organik di dalamnya.

Apalagi untuk yang memasak setiap hari di rumah, kulit buah dan bagian sayur yang tidak dimasak biasanya akan dibuang dengan percuma. Walau organik, namun jika sampah ini disatukan dengan plastik pembungkus sampah maka akan menambah beban sampah yang membaui plastik.

BACA JUGA :

Agar Rumah Tidak Berantakan, Perhatikan Hal Ini

Acara Oscar Akan Berjalan Tanpa Pembawa Acara

Beramai-Ramai Membuat Kantong Plastik dari Kulit Udang untuk Menyelamatkan BumiĀ 

Dengan membuat kompos, sampah organik akan diubah menjadi minyak yang sangat kaya akan nutrisi. Tapi tak semua sampah organik bisa dijadikan kompos. Bahan-bahan seperti daging, susu, tulang dapat mengundang binatang seperti tikus atau serangga. Begitupun dengan telur utuh, namun hanya kulit telurnya saja bisa menambah kalsium pada hasil kompos.

Selain itu, makanan proses seperti roti atau nasi juga bisa ditambahkan ketika membuat kompos namun hanya sebagian kecil saja agar proses pembusukannya berakhir dengan baik.

Jika ingin mulai membuat kompos, lakukanlah dengan mudah dan menyenangkan. Tak perlu merasa tertekan di awal untuk menjadikannya kebiasaan. Bahkan jika kamu tinggal di apartemen sekalipun, kamu bisa memulai membuat kompos dengan cara yang paling sederhana. Misalnya, membuang ampas kopi ke tanah di pot tanaman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here