Diet Puasa yang Menyehatkan dan Membuat Tubuh Langsing

0
640
intermittent fasting
intermittent fasting

Diet yang satu ini bukan termasuk puasa di bulan Ramadhan. Namun diet yang dikenal dengan nama intermittent fasting. Yaitu puasa selama 16 jam dan 8 jam mengonsumsi makanan. Misalnya, kamu diperbolehkan makan dari 13.00 hingga 21.00, kemudian kamu harus berpuasa 16 jam ke depan.

Diet ini tidak meminta kita untuk menghindari atau mengonsumsi makanan khusus. Ada beberapa jenis puasa intermiten, yang semuanya menerapkan prinsip untuk memperpanjang ‘puasa’ alami tubuh, yang terjadi saat kita tidur. Namun, cara paling populer dari pola diet ini adalah melewatkan sarapan, dan mulai mengonsumsi makanan pada jam 12 siang, serta menutup sesi makan pada jam delapan malam. Mudah kan ?

BACA JUGA :

Jus Tomat dapat Menurunkan Berat Badan secara Alami

Diet Planet yang Menyelamatkan Manusia dan Lingkungan

Pada dasarnya berpuasa sendiri memiliki peran yang baik dalam kesehatan, dan cara berpuasa sudah dikenal sejak lama untuk bertahan hidup. Dengan metode intermittent fasting, kita dapat memperbaiki atau membentuk perilaku makan yang lebih sehat. Metode ini juga melatih ketahanan tubuh agar tetap dapat menjalankan fungsinya walaupun sedang tidak mengonsumsi makanan dalam periode tertentu.

Intermittent fasting juga membantu tubuh mengendalikan tekanan darah dan kolesterol karena tubuh melakukan pembakaran lemak lebih efektif saat berpuasa, serta membuat hormon insulin lebih sensitif terhadap makanan.

Hal yang perlu diperhatikan dalam menjalani intermittent fasting :

  • Perbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi sehingga tubuh lebih mudah melewati periode puasa.
  • Jangan berpikir bahwa periode berpuasa adalah waktu untuk merasa kelaparan atau kekurangan makan, melainkan waktu untuk mengistirahatkan tubuh sejenak dari kegiatan makan.
  • Agar ingin lebih langsing, lakukan intermittent fasting berbarengan dengan rutin beraktivitas fisik. Seperti olahraga atau jalan pagi.
  • Seorang perempuan yang sedang hamil atau sedang menyusui tidak dianjurkan mengikuti diet puasa ini tanpa konsultasi dengan dokter ahli.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here