Berkenalan dengan Kayu Secang yang Banyak Manfaat untuk Tubuh

0
659
Foto : dok Sinar Tani

Pernah mendengar kayu secang ? mungkin yang tahu mengenai tanaman ini adalah orang tua dan nenek kamu. Tidak selalu tanaman herbal ini berkesan kuno atau jadul (jaman dulu), terbukti dengan hadirnya secang hingga kini, kehadirannya memiliki banyak manfaat untuk manusia sampai sekarang.

Tanaman secang termasuk jenis pohon berduri dengan daun yang berukuran kecil. Buah secang sekilas mirip dengan petai cina yang berwarna kehijauan, tapi buang secang akan berubah warna menjadi kecoklatan ketika matang. Selain itu, terdapat bunga berwarna kuning atau oranye di puncaknya.

BACA JUGA :

Mudah Mengurangi Konsumsi Minuman Manis

Nutrisi Ikan Lele Tak Kalah Tinggi dari Salmon

Bagian dari tanaman secang yang paling sering dimanfaatkan adalah empulur, yaitu bagian dalam batang kayu. Kayu secang merupakan salah satu herbal yang banyak dikenal di kawasan Jawa Tengah, terutama di Jogja. Oleh masyarakat setempat secang dimanfaatkan untuk membuat sejenis minuman segar berwarna merah.

Karena bersifat alami, air secang ini juga kemudian dijadikan wedang atau minuman. Rupanya, selain menyegarkan minuman secang ini juga kaya akan khasiat. Kandungan unsur anti oksidan di dalam secang cukup bervariasi.

Kandungan bahan aktif dalam kayu secang dipercaya dapat mengobati berbagai penyakit, seperti diabetes, penyakit kulit, diare, hingga disentri. Selain itu, kayu secang dapat mengobati berbagai jenis penyakit kanker dan tumor, karena didalamnya memiliki kandungan kloroform, n-butanol, dan metanol air yang memiliki sifat antikanker.

Kayu secang juga banyak mengandung senyawa fenolik dan flavonoid yang memiliki sifat antioksidan. Senyawa-senyawa yang bersifat antioksidan tersebut bisa mencegah sel-sel tubuh kamu dari kerusakan oksidatif. Manfaat kayu secang juga bisa mengatasi penyakit diabetes, karena mengandung senyawa yaitu brazilin yang dapat menurunkan gula darah.
Cara membuatnya, cukup dengan menyeduh beberapa lembar kayu secang yang bisa kamu tambahkan dengan jahe, kayu manis, madu atau gula merah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here