Anak dengan Williams Syndrome Memiliki Keterlambatan Berbicara

0
796
Foto : Pexels Itjeher.com
Foto : Pexels Itjeher.com

Williams Syndrome termasuk penyakit langka yang mempengaruhi perkembangan organ tubuh dan pertumbuhan seseorang. Biasanya dialami sejak lahir, karena disebabkan oleh adanya penghapusan kromosom secara spontan yang terjadi saat pembuahan.

Orangtua yang memiliki anak dengan Williams Syndrome tentu mengalami perjalanan yang lebih penuh dengan tantangan. Terutama karena adanya speech delay atau keterlambatan dalam berbicara.

BACA JUGA :

Merawat Wajah Bebas dari Komedo

Tompi Membuat Film Indonesia Bareng Desta dan Vincent

Memaknai Ulang Dua Garis Biru Lewat Novel Adaptasinya

Jika biasanya bayi diharapkan dapat menyebutkan kata “ma ma” atau “pa pa” di usia 6 hingga 10 bulan, maka pengidap penyakit ini harus bersabar lebih lama lagi. Riset menyebutkan bahwa keterlambatan ini termasuk kemampuan menciptakan pola ritme yang merupakan perulangan bunyi-bunyian menurut pola terterntu dan kemampuan untuk memilih kata yang tepat saat berbicara.

Kebanyakan anak dengan Williams Syndrome menyebutkan kata pertamanya di usia 20 hingga 21 bulan. Ketika sudah mulai lebih besar, anak akan mulai mengucapkan satu konsonan yang diulang- ulang dengan banyak variasi nada seperti berceloteh dalam versi yang lebih rumit. Walau orangtua mungkin merasa khawatir, celotehan ini ternyata pertanda baik dari peningkatan kemampuan berbicara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here