Terlalu Stres Bisa Sebabkan Nafsu Makan Berlebihan

0
690

Nafsu makan ternyata tidak memuncak hanya ketika tubuh lapar dan kehabisan energi. Beberapa hal bisa membuat tubuh memiliki keinginan makan yang tinggi, salah satunya ketika sedang stres. Menurut sebuah penelitian, ketika stres kadar hormon kortisol seseorang naik. Hormon ini yang membuat tubuh jadi merasa lapar dan meningkatkan keinginan untuk selalu makan.

Sebuah riset yang terbit pada 2001, sebanyak 59 wanita yang mengalami stres mengonsumsi lebih banyak kalori sepanjang hari. Riset pun menemukan wanita lebih banyak makan makanan manis daripada wanita yang tidak stres.

Selain karena stres terdapat beberapa alasan lagi tubuh memiliki nafsu makan yang tinggi. Di antaranya ketika tubuh kurang tidur. Saat tidur, tubuh mengatur grelin yaitu hormon yang menstimulasi nafsu makan. Ketika kurang istirahat, otomatis kadar grelin meningkat sehingga muncul keinginan makan berlebuhan.

Penyakit diabetes juga bisa dikenali dari keinginan makan yang tinggi. Saat tubuh memiliki kadar gula tinggi, glukosa pada darah tidak bisa masuk ke sel akibat kekurangan insulin atau kondisi resistensi insulin. Tubuh pun tidak bisa mengubah makanan menjadi energi. Tubuh yang kekurangan energi memberikan sinyal lapar agar diberi asupan.

Kekurangan nutrisi penting juga bisa membuat tubuh menjadi lapar. Ketika asupan protein, serat, dan lemak tidak terpenuhi, otomatis tubuh merasa lapar. Padahal, ketika protein, lemak dan serat terpenuhi, tubuh akan merasa kenyang lebih lama sehingga tidak memiliki keinginan makan berlebih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here