Mengenal “Earthing” yang Banyak dibicarakan

0
1232

Belakangan ini sering melihat foto kaki di atas rumput di akun instagram dengan judul “earthing”? Menurut yang mencoba, earthing dianggap bisa memulihkan rasa sakit. Untuk yang masih asing, earthing sering dianggap hal yang tak masuk akal, dan baru mengada di zaman modern ini. Bagaimana mungkin hanya dengan bertelanjang kaki dan rutin menginjak rerumputan di pekarangan taman, seseorang bisa terjaga kesehatannya?

Ternyata hal ini bukannya tidak mungkin. Walau banyak yang belum mengenal, praktek ini muncul atas riset yang sudah dimulai dari tahun 1990 dan terus dikembangkan.

Earthing ternyata diperkenalkan oleh Clint Ober yang merupakan seorang pensiunan industri tv kabel di Amerika. Ober bereksperimen dengan tempat tidur yang dipasang sistem konduktif mentah. Tempat tidur itu ia hubungkan ke tanah dengan kawat batang menggunakan logam lakban agar jika ia berbaring akan tercipta kontak dengan energi bumi. Ternyata eksperimen ini membuat rasa sakitnya berkurang. Ober memang saat itu tengah mengidap komplikasi dan harus menghabiskan 28 hari di rumah sakit, ia merasa sulit tidur dan berada dalam kondisi kesehatan yang paling buruk.

Eksperimen itu bukan tanpa alasan, pekerjaannya membuat ia paham bahwa bumi menyimpan elektron bermuatan negatif dalam pasokan tak terbatas. Sementara tubuh manusia yang kurang elektron karena terus terpapar oleh radikal bebas akibat teknologi, jika bersentuhan langsung dengan tanah yang merupakan permukaan bumi, bisa mendapat pasokan dan perbaikan listrik alami.

Selain earthing, kegiatan kontak langsung tubuh manusia dengan bumi juga disebut dengan “grounding”. Keduanya sama-sama kegiatan yang merupakan usaha menerima antioksidan alami langsung dari bumi. Semua menjadi mungkin karena tubuh manusia sendiri sifatnya adalah konduktor atau penghantar listrik.

Tak hanya rumput di atas tanah, apapun bentuk alamnya mulai dari pasir hingga lumpur sekalipun bisa dijadikan media earthing. Media ini lebih baik daripada bersentuhan dengan aspal dan kayu yang merupakan penghalang.

Tak ada salahnya jika ingin membuktikan sendiri manfaatnya, apalagi hampir tidak ada dampak negatif yang ditimbulkan saat melakukannya. Selamat mencoba!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here