Cara Orang Kota Cinta Lingkungan

0
668

Tinggal di kota yang banyak polusinya, rasanya hampir mustahil bisa hidup sehat selaras dengan alam.  Kehidupan sehari-hari selalu ditemani teknologi, dari mulai pagi hari dibangunkan dengan alarm digital bukan lagi ayam berkokok, lalu mandi dengan air yang dipanaskan dengan energi listrik atau gas, sampai mengeringkan rambut dengan hairdryer. Belum lagi cerita perjalanan keluar rumah untuk beraktivitas hingga pulang lagi ke rumah dan hari berakhir. Tapi, mau tidak mau menyelipkan kebiasaan baik yang baik pula bagi lingkungan harus dimulai dari sekarang. Apa saja yang bisa dilakukan orang kota?

1.    Hindari Kemasan Plastik

Membutuhkan 500 hingga 1000 tahun untuk kantong plastik terurai, tidak heran banyak berita kemasan plastik yang dibuang ke dasar lautan melukai hewan yang ada di dalamnya. Daripada kantong plastik, gunakan wadah seperti tas kain yang bisa digunakan berulangkali untuk berbelanja.

2.    Cermati Logo Produk

Pilih produk dengan produsen yang berkomitmen pada lingkungan. Produk dengan logo Green Dot misalnya untuk simbol lisensi dari Eropa untuk kemasan yang bisa didaur ulang, symbol food grade yang menandakan wadah tersebut aman menyimpan makanan, dan logo fair trade certified untuk produk yang membayar petani dengan adil.

3.    Bawa Wadah 

Jika tak sempat menyiapkan bekal  dari rumah, bawa sendiri wadah makananmu untuk mengemas makanan yang tidak dimakan di tempat. Bawa juga botol minum sendiri untuk kopi di pagi hari. Sederhananya hindari makanan yang hanya dimakan sekali dan menghabiskan banyak wadah plastik dan Styrofoam, termasuk sendok dan sedotannya.

4.    Jadi Petani Urban

Tinggal di hunian yang minim lahan hijau seperti apartemen bukan berarti tidak bisa berkebun. Jika ingin lingkungan tetap nyaman dan sejuk, kamu bisa mencoba menanam tanaman hidroponik yang menggunakan media tanam air dan bukan tanah. Air dipercaya memiliki campuran berbagai macam unsur hara yang bermanfaat. Cara ini bisa jadi cara tanam sederhana untuk berbagai sayur-sayuran dan buah-buahan dengan memanfaatkan lahan sempit. Wadah menanamnya pun bisa menggunakan botol plastik bekas yang tak terpakai.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here