Ini yang Terjadi Pada Tubuh Ketika Naik Pesawat

0
732

Naik pesawat memberikan efek berbeda pada setiap tubuh manusia. Walaupun kamu bepergian dengan kelas utama dilengkapi pelayanan super mewah, beberapa efek samping pada tubuh tidak dapat dihindari.

Berada pada ketinggian ribuan kaki di atas tanah, membuat keadaan badan dapat berubah, termasuk jam biologis tubuh.

Ingin tahu apa saja yang terjadi ketika kamu berada di kursi pesawat sambil menikmati pemandangan langit penuh awan? Simak yang berikut ini.

1. Tubuh memuai seperti balon
Semakin tinggi pesawat berada, maka semakin rendah tekanan di dalam kabin. Hal ini yang membuat gas di dalam tubuh menjadi bertambah banyak. Yang biasanya akan kamu rasakan adalah perut kram, penuh gas, bahkan mungkin terjadi konstipasi. Jadi jika kamu merasa ingin buang gas, keluarkan saja. Namun pastikan kamu menjaga jarak atau perpindah sementara dari orang di sekitar.

2. Lebih rentan terkena flu
Setengah udara dari dalam kabin terus berputar di dalam. Artinya, sistem imun kamu terus-terusan terpapar semua bakteri yang terdapat di dalam pesawat. Karena itu, kamu lebih rentan terkena flu jika berada di dalam pesawat. Lebih baik, lindungi pertahanan tubuh kamu sebelum naik pesawat dengan konsumsi makanan sehat dan vitamin.

3. Haus dan lelah
Tubuh kamu bisa kehilangan 1.5 liter air di dalam 3 jam penerbangan. Kelembapan udara mencapai titik rendah sekitar 4 persen, dan kelembapan kulit bisa hilang dengan cepat. Maka itu, tubuh menjadi cepat haus. Dan efek dari dehidrasi pada tubuh adalah badan yang cepat lelah, kurang fokus, dan otot yang pegal. Sebaiknya, minum banyak air putih selama terbang, dan gunakan pelembap tubuh sesering mungkin.

4. Badan terasa lebih kaku
Tubuh yang tidak beraktifitas dalam waktu yang lama menyebabkan otot dan sendi menjadi lebih kaku dari biasanya. Lebih baik, jaga tubuh agar tetap bergerak selama di perjalanan. Lakukan peregangan ringan pada otot dan sendi, serta berjalanlah sesekali agar tubuh tidak terasa pegal.

5. Jam biologis tubuh menjadi bingung
Terbang dari barat ke timur melewati 2 zona waktu dapat membuat bingung jam biologis tubuh. Hal ini karena tubuh terpapar lebih banyak paparan sinar matahari daripada biasanya. Selain itu, otak juga bekerja lebih lama dari biasanya, membuat tubuh menjadi bingung. Agar terhindar dari jet lag semacam ini, persiapkan tubuh kamu dengan tidur di siang hari beberapa saat sebelum bepergian, atau tidur lebih lama dari biasanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here