Tissa Aunilla Mengharumkan Indonesia lewat Cokelat

0
701
pipiltin. itjeher.com.

Tissa Aunilla yang merupakan pendiri Pipiltin Cocoa Indonesia kembali membawa kekayaan alam Indonesia ke dunia internasional. Cokelat yang diambil sepenuhnya dari biji cokelat hasil perkebunan Indonesia ini, yakni dari Bali, Aceh, Jawa Timur dan Flores, memiliki karakteristik rasa yang unik.

Coklat asal Aceh, misalnya, memiliki rasa seperti kacang-kacangan panggang (roasted nuts). Coklat asal Bali memiliki rasa buah (fruity). Sedangkan coklat asal Glenmore, Banyuwangi, juga memiliki rasa fruity, terutama kismis. Bagi penggemar kopi, coklat asal Flores yang memiliki rasa cengkeh dan kopi, menjadi pilihan tepat.

BACA JUGA :

Sajian Serba Romantis di Lalla Restoran Jakarta

Es Krim Gelato Lokal Rasa Martabak

Keunikan rasa coklat Indonesia ini, menurut Tissa, disebabkan karena iklim mikro masing-masing daerah penghasil coklat berbeda. Karakteristik tanah, tingkat kelembapan, pepohonan yang tumbuh di sekitar pohon-pohon coklat, curah hujan, dan berbagai faktor lain, semuanya turut memiliki andil dalam pembentukan rasa coklat yang diproduksi di suatu daerah.

Pipiltin. itjeher.com.
Pipiltin. itjeher.com.

Dan Tissa berhasil menarik konsumen dan pasar luar negeri seperti Australia, Singapura, Perancis dan terutama di Jepang yang menggemari cokelat asal Flores serta Bali. Baru-baru ini, Pipiltin Cocoa mengikuti Hankyu’s Chocolate Expo di Osaka Jepang dan turut serta masuk dalam guide book Chocolate Expo 2018.

pipiltin. itjeher.com.
pipiltin. itjeher.com.

Hal ini tentu saja membanggakan, tidak saja bagi Pipiltin, tetapi juga bagi industri coklat Indonesia secara keseluruhan. Semoga, suatu saat nanti, coklat asal Indonesia tak lagi dikenal sebatas biji coklat mentah, tapi berhasil memperoleh pengakuan sebagai produk coklat yang berkualitas di mata dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here