17 Sajian Nyentrik ala Chef Andrian Ishak di Namaaz Dining

0
1597

Kalau kamu lihat foto diatas sepertinya hanya berupa selembar kertas dan pensil serta tinta didalam botol kan ? siapa sangka itu adalah makanan opor ayam yang disajikan unik dan nyentrik. Makannya pun memiliki teknik tersendiri, yaitu dengan menggulungnya pada pensil dan mencelupkannya terlebih dahulu di tinta. Rasanya tentunya rasa opor ayam.

Hanya di Namaaz Dining kamu akan mendapatkan kejutan-kejutan lain dari 17 sajian unik yang ditampilkan selama kurang lebih 2 jam. Dari makanan pembuka hingga penutup, tamu yang hadir akan merasakan sensasinya dan tentunya pulang dengan hati gembira. Karena justru puncaknya pada saat di akhir hidangan yang memberi kesan tak terlupakan.

Baca Juga :

Nusa Indonesian Gastronomy Menggoyangkan Lidah Warga Amerika

Wisata Kuliner Bandung : Gado-gado Paduan Jakarta dan Surabaya

Pemilik Namaaz Dining, Andrian Ishak, setiap enam bulan sekali bereksperimen di dapur sekaligus ‘laboratoriumnya’. Sumber inspirasi utamanya adalah internet. Semua dilakukan otodidak. Andrian mendirikan Namaaz pada 2012. Awalnya restoran ini berdiri di daerah Fatmawati. Setahun kemudian Namaaz pindah ke tempatnya saat ini di kawasan Kebayoran Baru, tepatnya di jalan Gunawarman no. 42, Jakarta Selatan.

Semangka & Rujak Mangga. itjeher.com.

Internet menjadi guru bagi Andrian. Segala hal soal restoran di dunia ditelusuri lewat google. Sampai suatu saat, dia tertarik dengan review soal restoran El Bulli yang juga masuk salah satu restoran terbaik di dunia. Restoran di Catalonia, Spanyol, ini menyajikan menu molecular gastronomy. Sejak itu, Andrian semakin menggeluti molecular gastronomy. Dia pun akhirnya mendirikan Namaaz Dining pada Mei 2012. Uniknya, semua masakan yang disajikan Namaaz merupakan makanan khas Indonesia. Itu yang belum pernah ada di dunia.

Kambing Guling. itjeher.com.

Dengan teknik ini chef Andrian Ishak sang pemilik restoran Namaaz akan melebur makanan kebentuk molekulnya, sehingga bisa diubah menjadi bentuk baru yang sama sekali berbeda. Jadi jangan heran jika di Namaaz Dining, kita bisa menemukan makanan mirip telur ayam yang bagian atasnya dipotong yang ternyata adalah rujak mangga.

Cireng dan bumbu rujak. itjeher.com.

Selain itu ada es teh panas yang dinikmati dengan sekali seruput. Disini lidah kanan kamu akan merasakan teh panas sedangkan lidah kiri mencicipi es teh. Cara minumnya pun harus pas di tengah supaya lidah kanan merasakan teh panas dan lidah kiri merasakan es teh. Bagian kanan gelas yang terasa dingin sebenarnya bukan teh, melainkan agar-agar khusus yang bisa mempertahankan suhu.

Lalu ada Dragon Breath yang merupakan kue kering meringue yang dicelupkan beberapa detik di sebuah wadah berisi nitrogen. Saat dikunyah, Dragon Breath akan membuat kita mengepulkan asap dingin dari mulut, mirip naga dalam film-film yang mengeluarkan uap dari hidung dan mulutnya.

Urab Udang. itjeher.com.

Ada juga kambing guling yang dibuat seperti arang, semangka yang dibentuk seperti daging iris dengan proses pembuatannya memakan waktu 19 jam, urap udang bola kecil dan cireng bumbu rujak berbentuk churros.  Seru !

Jika kamu ingin mencoba makan di Namaaz, ada beberapa aturan yang harus diperhatikan. Pertama, melakukan reservasi di situs mereka. Sebab, Namaaz hanya melayani 29 pengunjung setiap malam. Jadi, jangan harap bisa langsung datang ke lokasi untuk bisa mencicipi makanan unik di Namaaz.

Pereaturan kedua adalah pengunjung harus datang minimal 15 menit sebelum restoran buka pukul 19.00. Koki restoran baru akan menyajikan makanan jika seluruh pengunjung tiba di restoran. Jika datang lebih awal, kamu berkesempatan melongok para koki bekerja di dapur Namaaz.

Reservasi bisa melalui www.namaazdining.com

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here