Mencoba Kombucha : Teh dengan Bakteri

0
807

Pernah minum teh dengan rasa menyengat seperti bersoda? Kemungkinan kamu sedang mencoba kombucha, teh yang difermentasi dengan ragi dan bakteri untuk dikomsumsi. Nama Kombucha yang identik dengan nama Jepang berasal dari sebuah cerita pada zaman kekaisaran Jepang. Saat itu Kaisar Jepang mengidap sakit, hingga akhirnya berhasil disembuhkan oleh tabib Korea bernama Kombu lewat sebuah racikan minuman. Sementara “Cha” di akhir kalimat adalah teh dalam bahasa Jepang. Teh Kombucha memang berasal dari Asia Timur, hingga akhirnya tersebar di Amerika Serikat hingga wilayah Eropa.

Foto : Instagram/indokombucha

Tak semua bisa cocok dengan cita rasa kombucha, rasanya yang agak asam dan hampir mirip dengan cuka kadang membuat sebagian orang malah sama sekali tak bisa meminumnya. Tapi yang menyukainya, pasti menemukan bahwa rasa kombucha membuat ketagihan.

Teh kombucha termasuk minuman probiotik yang merupakan mikroorganisme hidup yang sarat akan vitamin B dan asam Amino yang berfungsi memperbaiki sistem kekebalan tubuh lewat detoksinasi dan meningkatkan fungsi pencernaan.

Banyak mitos yang beredar tentang kombucha, salah satunya adalah bahwa kombucha mengandung alkohol hingga haram dikonsumsi. Nyatanya, LP-POM MUI telah mengeluarkan fatwa halal pada kombucha. Selain itu, gula yang difermentasi menjadi alkohol kadarnya kurang dari 1%. Setelah ragi habis mengkonsumsi gula dan menghasilkan alkohol, alkohol dengan cepat diubah menjadi asam oleh bakteri. Karena itu rasa kombucha akan semakin asam.

Foto : Instagram/kedai.istimewa

Cara membuatnya ternyata mudah saja, hanya dengan mencampurkan teh dan gula dengan bakteri dan ragi yang berkoloni dan membentuk gelatin. Bakteri dan ragi tersebut akan memakan teh dan gula. Maka setelah didiamkan selama 7 hari, organisme kecil akan mulai bertumbuh membentuk teh kombucha. Jika sudah jadi, teh kombucha juga bisa ditambahkan rasa apa saja seperti buah-buahan, atau bahkan jahe, hingga lavender.

Simpan kombucha di suhu dingin hingga tiga hari untuk membentuk proses karbonasi alami. Setelah jadi, kombucha bisa bertahan selama sebulan. Agar kondisinya tetap baik, simpan kombucha dalam botol kaca.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here