Sate Maranggi Khas Cianjur

11
6409

Siapa yang tidak mengenal dengan kelezatan makanan khas dari Purwakarta, Jawa Barat ini. Awalnya nama sate maranggi tercetus dari nama seorang penjual bernama Mak Ranggi yang berjualan di daerah Cianting, Purwakarta. Sate maranggi yang banyak dijajakan pedagang keliling, warung dan rumah makan, berbeda dengan sate pada umumnya. Terbuat dari daging kambing, ayam dan sapi yang sebelumnya sudah direndam dalam bumbu khusus yang sudah diracik, membuat sate maranggi sudah terasa gurih walaupun tidak menggunakan saus pedamping.

Yang juga membuat istimewa, sate yang biasanya memakai makanan pedamping berupa lontong, ini digantikan dengan uli  bakar dan sambal oncom pedas gurih.

BACA JUGA :

Mencoba Kuliner Indonesia Timur di Alenia Papua Coffee & Kitchen 

Hidangan Pembuka Sebelum Mencicipi Festival Kuliner Keuken Bandung 

Restoran Ini Tujuan Wisata Kuliner Sejak Zaman Kolonial di Bandung

Buat kamu yang sedang berada di Cianjur, Jawa Barat, harus mengunjungi langsung asal dari sate legenda ini, yaitu sekitar lima kilometer dari puncak Bogor, melewati Pasar Cipanas, tepatnya setelah pertigaan Jalan Raya Pacet, Cipendawa, Kabupaten Cianjur. Satu tusuk sate meranggi tanpa lemak dihargai Rp 3.500, sedangkan untuk yang menggunakan lemak cukup Rp. 2500. Sate dihidangkan di atas piring dengan balutan daun pisang. Tersedia sambal oncom di masing-masing meja sebagai saus pelengkap. Satu balok ketan yang kering di luar namun lembut di dalam, membuat cita rasa khas kuliner ini semain terasa. Ketannya pun cocok untuk dicampur sambal oncom dengan paduan asin dan pedas.

Namun jangan khawatir buat penduduk kota Jakarta, ada beberapa restoran yang juga menghadirkan hidangan ini, antara lain :

  1. Restoran Sate Maranggi Abah Aro, di jalan Kelapa Kopyor Timur I Blok R1 No. 2, Kelapa Gading, restoran Daging satenya pun lengkap, ada kambing, ayam dan sapi.
  2. Restoran Sate Sapi Maranggi Mang Uce, di jalan Metro Pondok Indah Kav. 3 Bc 1, Pondok Indah, Jakarta Selatan.
  3. Sate Maranggi Manggarai, di Pasaraya Manggarai, jalan Sultan Agung no. 1, Manggarai, Jakarta Selatan.
  4. Sate Maranggi Sop Iga Bakar Hj. Tati, jalan Salihara no.16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

 

 

11 COMMENTS

  1. Wonderful beat ! I wish to apprentice while you amend your website, how could i subscribe for a blog web site? The account aided me a acceptable deal. I had been a little bit acquainted of this your broadcast provided bright clear concept

  2. Thanks for your article. It is quite unfortunate that over the last one decade, the travel industry has already been able to to take on terrorism, SARS, tsunamis, bird flu virus, swine flu, as well as the first ever real global tough economy. Through all of it the industry has really proven to be solid, resilient along with dynamic, getting new strategies to deal with misfortune. There are constantly fresh difficulties and opportunities to which the business must yet again adapt and reply.
    http://fastchoise.tumblr.com/
    http://liza-andronikovatmr.tumblr.com/

    http://qinto.win/

    https://twitter.com/roberttierrez

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here