Sayembara Liburan Itjeher: Perjalanan Seru Tak Terduga Bersama Keluarga

0
859

Peserta Sayembara Tulisan Liburan: Evin Jevani

Mungkin bukan terbilang liburan, namun aku punya satu cerita cukup berkesan dari lebaranku di Pekanbaru kali ini. Setelah Idul Fitri kami lewati sekeluarga dengan berkunjung ke rumah saudara, hari berikutnya kami memutuskan untuk makan siang di luar.

Sejam berkeliling Pekanbaru, kami belum menemukan tempat makan yang buka. Memang suasana lebaran di Pekanbaru cenderung sepi, karena banyak penduduknya berasal dari Sumatera Barat atau Kepulauan Riau.

Singkat cerita, perjuangan mencari tempat makan berlanjut. Tanpa disadari kami sudah berada di perbatasan Pekanbaru. Berhubung belum terlalu lapar, akhirnya kami memutuskan untuk sekalian saja jalan-jalan ke luar Pekanbaru. Kami penasaran pada satu tempat wisata ini karena Mama pernah baca di sebuah artikel. Setelah akhirnya makan siang dan melewati 4 jam perjalanan, sampailah di tempat wisata Ulu Kasok di Kabupaten Kampar.

Ternyata, spot yang ‘dijual’ disini adalah pemandangan di atas bukit dan kami harus menanjak bukitnya selama 20 menit. Wow! Pastinya aku tidak keberatan, hanya khawatir pada Mama dan adik perempuanku. Sebelum puasa Mama sempat di-opname dan saat itu masih recovery sedangkan adikku sedang hamil 5 bulan. Mama dengan semangatnya bersikeras untuk tetap naik, aku dan Papa mendampingi di samping. Sedangkan adikku dan suaminya menunggu di bawah.

Berbekal 1 botol air mineral, sampailah kami di spot itu. Dari atas bukit terpaparlah pemandangan indah pulau-pulau kecil di antara perairan. Udara segar dan pemandangan gugusan pulau ‘ala Raja Ampat’ ini membayar rasa lelah kami. Tak disangka, adikku naik menyusul bersama suaminya. Dia merasa sayang sudah jauh-jauh melewati perjalanan 4 jam kalau tidak merasakan pengalaman naik puncak Ulu Kasok. Namun berhubung ramainya pengunjung, kami-pun tidak sempat berfoto bersama.

Di perjalanan pulang, kami sempatkan mampir ke perkebunan jeruk milik warga yang katanya boleh dipetik sendiri. Setelah memetik dan membeli jeruk, kami-pun kembali ke arah pulang. Badan lumayan lelah dan perut lapar, namun siapa sangka perjalanan tidak direncakanan ini jadi liburan yang seru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here