Artikel Terbaru

Mengatasi Serbuan Harga Murah Menjelang Lebaran

Kontributor : Novardi

Bulan Ramadhan 1438 H sudah berjalan beberapa hari. Atmosphere menjelang lebaran sudah menyeruak. Tawaran diskon atau sale mulai banyak di Mall, pusat perbelanjaan hingga iklan di televisi . Bukan itu saja, promo-promo diskon tersebut tersebar juga melalui sms, media sosial, email dan lain sebagainya. Penjual online pun tidak ketinggalan menyebar promo diskon nya.  Para pedagang atau penjual berusaha mengambil kesempatan saat dimana banyak orang mempunyai kebiasaan untuk memakai baju baru di hari Lebaran. Pada kenyataannya tidak cuma baju, tapi bisa meliputi semua kebutuhan hidup.

Dengan sekian banyak serbuan harga miring, bagaimana kita tidak tergoda ? Bisa berantakan deh anggaran belanja. Belum lagi ada bisikan “mumpung diskon lho …” Padahal belanja untuk kebutuhan sehari-hari makin tinggi karena saat ramadan biasanya harga-harga melonjak.

Lalu, apa kita tidak boleh mengambil kesempatan banjir diskon ini? Boleh saja, asal kita harus memiliki siasat agar tidak terjerat hutang.  Berikut tips yang bisa kamu lakukan agar belanja menjadi lebih menyenangkan dan tidak membuat pusing kepala.

  • Langkah awal adalah dengan mencatat apa-apa yang ingin dibeli. Tulis dalam sebuah kertas, apa saja yang dibutuhkan terlebih dahulu baru kemudian keinginan. Selanjutnya adalah dengan memberi angka prioritas pada masing-masing. Angka  ke-1 untuk prioritas utama, angka ke-2 sebagai prioritas berikutnya dan seterusnya. Adanya skala prioritas ini yang nantinya akan menyaring semua keinginan. Kemudian susun lagi catatan tersebut sesuai urutan angka prioritas. Dengan begitu akan terlihat mana yang penting dan mana yang hanya sekedar ingin.
  • Saat menyusun daftar kebutuhan dan keinginan belanja, jangan lupa untuk cek lemari pakaian atau peralatan rumah tangga di rumah terlebih dahulu. Siapa tahu ingin membeli barang baru ternyata di lemari masih tersimpan rapi dan belum sempat dipakai. Berarti bisa dicoretkan keinginan untuk membeli barang yang sudah ada.
  • Karena ini mengenai keperluan untuk menyongsong lebaran, pastinya yang mempunyai skala prioritas utama adalah kebutuhan yang berhubungan dengan sukacita merayakan lebaran. Sesuaikan kebutuhan belanja lebaran dengan budget yang sudah direncanakan dan disiapkan. Manfaatkan kesempatan turun harga. Tapi cermati, apakah betul harga menjadi lebih murah dibanding harga normal, atau harga normal dinaikkan terlebih dahulu baru kemudian diturunkan harga.
  • Berburu harga diskon juga mengasyikkan. Banyaklah mencari info dimana, pada kesempatan apa, kapan diskon besar diberikan. Pertimbangkan juga akses atau kemudahan dalam memperoleh barang sale. Misalnya, harga normal barang A adalah Rp. 100.000, diskon 20% menjadi Rp. 80.000,  namun ongkos ke tempat tersebut atau parkirnya lebih dari Rp. 20.000,  kan jadi percuma. Hal remeh seperti sering tidak diperhatikan.

Lalu bagaimana kalau  ada barang yang sudah sejak lama menjadi incaran namun tidak masuk dalam skala prioritas atau di luar budget belanja lebaran dan sekarang sedang turun harga yang lumayan banyak?

Sebetulnya saat banjir diskon seperti  ini bisa juga dimanfaatkan untuk membeli barang kebutuhan lain yang sudah diidamkan sejak lama. Boleh saja beli barang tersebut dengan menggunakan uang cadangan atau kartu kredit, asal syaratnya dana yang dipakai harus segera diganti dan tagihan harus dilunasi. Ini agar kita tidak terkena beban bunga.

Tips nya adalah saat pesta diskon dan sale seperti saat menjelang lebaran seperti ini , manfaatkan dengan baik, cermat dan perhitungan matang.

Let’s smart shopping …

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *