Rancangan Itang Yunasz yang Membawa Tradisi Warisan Budaya

0
1359
foto : Instagram/itangyunasz.itjeher.com.

Desainer senior Itang Yunasz tidak pernah berhenti menghasilkan karya yang memberi inspirasi. Pada pagelaran busana Indonesia Fashion Week 2018 tanggal 30 Maret kemarin, koleksinya ditampilkan memukau dengan lini bernama Allea.

Allea menjadi pilihannya karena memiliki arti yang indah, yaitu diambil dari bahasa Arab yang artinya Cahaya Tuhan. Dengan menampilkan 24 koleksi bertajuk Tribalux, Itang Yunasz mengangkat pesona indah kekayaan budaya Sumba yang tidak sekedar terlihat cantik, namun elegan bertaburan manik yang serasi.

foto : Instagram/itangyunasz.itjeher.com.

Setiap detail rancangannya dibuat menggunakan material tenun ikat Nusa Tenggara Timur dan helai kain sifon, crepe dan satin sutera bermotif ikat NTT. Menurutnya, memintal benang, mengikat, mewarnai dan menenunnya merupakan sebuah tradisi warisan budaya Nusa Tenggara Timur yang menghasilkan berbagai motif ikat yang penuh pesona. Dan setiap helainya dapat saling dipadupadankan dengan cara berlapis, sehingga kain tradisional ini makin terlihat modern bagi wanita yang mengenakannya.

foto : Instagram/itangyunasz.itjeher.com.

Pilihan warna indigo, cokelat kopi dan merah marun membuatnya tampak memukau dan menarik perhatian. Selain itu diharapkan, dapat digunakan untuk perempuan aktif yang penuh semangat dan menyukai keleluasaan dalam bergerak.

Dengan detail renda, ring, tassel, pita dan lainnya, sangat memancarkan cahaya semangat, muda, dinamis tanpa meninggalkan tradisi warisan budaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here