Jogja Fashion Festival 2017

0
440

Lebih dari 800 koleksi busana dari 80 desainer ibukota, menampilkan karya terbaiknya di ajang mode, Jogja Fashion Week 2017. Acara yang sudah berlangsung kelima kali ini, dikemas modern dan berdaya jual tinggi di pasar lokal maupun internasional. Berlangsung pada tanggal 2 hingga 4 maret 2017 lalu, di Atrium Plaza Ambarrukmo, Yogyakarta, festival ini bertujuan untuk mengajak para desainer muda tanah air lainnya untuk terus berkreasi dan menampilkan desain yang kontemporer tanpa mengesampingkan budaya Indonesia.

Seperti yang ditampilkan oleh beberapa desainer asal Jogja, Manda Baskoro dengan lini bernama Mengalun,  memberi nuansa segar pada koleksinya yang memadukan unsur etnik jumputan dengan bohemian. Selain itu, LOU Indonesia, rancangan Noor Arief dan Indri Dapsari juga memamerkan lurik lewat gaya busana yang urban dan ready to wear. Tak ketinggalan, modest wear yang ditampilkan Dhani Budhidarma lewat Lhemarikoe juga menarik perhatian banyak orang dengan kreasi batik yang berkolaborasi dengan tie dye.

Dhani Budhidarma
Foto : Instagram/Jff
LOU Indonesia,
Foto : Instagram/Jff
Manda Baskoro
Foto : Instagram/Jff

Acara yang berlangsung 3 hari ini juga menghadirkan para desainer tamu, yang eksistensinya sudah tidak diragukan lagi, bahkan mereka sudah berhasil menarik pasar internasional. Antara lain, Elvara Jandini Subyakto, Lenny Agustin dan Ivan Gunawan yang sama-sama menampilkan rancangan modern dengan sentuhan etnik, seperti batik, tenun, jumputan dan lurik.

Ivan Gunawan
Foto : Instagram/jff
Elvara Jandini Subyakto Foto : Instagram/JFF
Lenny Agustin
Foto : Instagram/JFF

Yang membedakan tahun ini dengan sebelumnya adalah diadakannya pameran kuliner bertema Marketaste serta lomba perancang muda, Young & Foward 2017, sebagai ajang hadirnya desainer baru Indonesia.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here