Motif Ikat dari Jawa hingga Bali ditampilkan oleh Didiet Maulana

0
163
foto : instagram/didietmaulana. itjeher.com.

Pada tanggal 8 Mei 2018 kemarin, desainer Tanah Air, Didiet Maulana, kembali menampilkan koleksi terbaru Spring/Summer 2018  atau Mentari 2018 yang bertajuk Surya. Di lobby Hotel Monopoli, kawasan Kemang, Jakarta Selatan, 60 busana yang didominasi warna cerah seperti kuning, merah hingga jingga, memiliki siluet yang modern dan ringan.

Taburan tenun ikat yang sudah jauh lebih luas yaitu ikat khas Jepara dan Bali, dikombinasikan dengan tenun lurik dari Yogyakarta dan Klaten. Dan disini Didiet melalui label IKAT Indonesia, menerapkannya pada potongan busana yang sedang digandrungi generasi Z saat ini yaitu longgar atau oversized.

foto : instagram/didietmaulana. itjeher.com.

BACA JUGA :

Saroengan Merancang Busana yang Melampaui Persepsi

Di Balik Panggung Acara Itjeher.com Social Fashion Darling 

Koleksi Terbaru Pofeleve, Busana Plus Size yang ‘Kaya’ Detail

Secara keseluruhan, koleksi yang disuguhkan kali ini juga berupa cropped top, wide pants, high waisted pants, jaket dan camp collar shirt. Begitu juga dengan busana pria yang minimalis dan berkesan ‘playful’ dengan tabrak warna yang juga cerah.

foto : instagram/didietmaulana. itjeher.com.

Yang istimewa disini, Didiet mengeluarkan koleksi pakaian renang, di antaranya model two-piece dan one-piece dengan motif tenun. “Saya mencoba menghadirkan siluet baru untuk IKAT Indonesia yang sekarang lebih oversized dan swimwear. Bahan yang digunakan tetaplah bahan utama baju renang dengan dengan di bagian luarnya menggunakan motif tenun,” ujar Didiet.

foto : instagram/didietmaulana. itjeher.com.

“Koleksi ini didorong oleh fakta bahwa orang sekarang lebih sering liburan ke pantai eksplorasi destinasi wisata berbau pantai. Kenapa tidak pakai moif tradisional Indonesia untuk ke pantai ?,” tambahnya.

foto : instagram/didietmaulana. itjeher.com.

Dan kali ini IKAT Indonesia bekerjasama dengan situs belanja online JD.ID, untuk menawarkan koleksi terbarunya ini pada generasi milenial yang kekinian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here