Yelly Lumentu, Tak Sekedar Tren

0
657

Busana yang kebetulan dibeli karena sedang diskon di toko retail internasional ternama, melewati proses yang cukup panjang hingga akhirnya sampai di tangan kita. Selain penjual dan pembeli, ada pekerja mode yang terlibat di dalamnya bahkan petani yang menanam kapas sebelum akhirnya dipintal jadi benang dan mengalami proses pewarnaan. Begitu banyak usaha dan pihak yang terlibat dalam sehelai baju, tapi dinamika mode yang cepat membuat semuanya jadi samar-samar. Orang bebas membeli baju yang sedang tren, lalu menggantinya dengan cepat hanya dalam hitungan minggu.

Walau kenyataan berkata demikian, para penikmat mode tak semuanya buta. Kesadaran untuk tidak terhisap dalam apa yang dinamakan dengan fast fashion mulai tumbuh. Label lokal yang memotong rantai distribusi yang panjang dan menggunakan tenaga kerja dalam negri mulai jadi pilihan anak muda. Koleksi di lemari pun dikurasi menjadi busana yang tak hanya bisa dipakai dalam satu kali kesempatan saja.

Ide ini sepertinya selaras dengan label Day and Night, dari namanya saja kita sudah bisa memprediksi bahwa koleksi label asal Indonesia ini bisa digunakan 24 jam, untuk berbagai kesempatan yang berbeda. Seperti pagi yang terang dan malam yang gelap, begitupun warna monokrom yang ditawarkan. Hanya hitam, putih, abu-abu dengan bentuk yang sederhana, potongan minimalis, tampilan yang klasik dengan sedikit sentuhan unik, dan pilihan material yang nyaman membuatnya nyaman digunakan.

Yelly Lumentu, creative director dari Day and Night menggambarkan koleksinya sebagai busana yang mudah dipakai dan dipadankan dengan warna apapun. Praktis gaya tanpa harus jadi korban mode karena konsep estetikanya tetap berpegang pada cara berpakaian sehari-hari, hingga aman digunakan di siang atau malam hari.

Berada dalam peta persaingan industri mode tanah air, tentunya Yelly harus memiliki rencana bisnis yang matang jika ingin bertahan hingga 10 tahun ke depan. Harapannya agar Day and Night bisa tumbuh menjadi label lokal terbesar di Indonesia yang memiliki karakter dan posisi marketing yang kuat, memiliki tim yang semakin solid satu sama lain, sehingga bisa semakin memakmurkan para pekerja yang terlibat di dalamnya. Semoga kecintaan kita terhadap label lokal, bukan hanya tren semata ya !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here