New York Akan Larang Penjualan Pakaian dari Bulu Binatang

0
1325
Foto : Pexels itjeher.com
Foto : Pexels itjeher.com

Pakaian dari bulu binatang semakin dianggap sebagai benda mode yang keji. Karenanya semakin banyak rumah mode yang memiliki kebijakan tak tertulis dari perusahaannya untuk tak merilis koleksi yang terbuat dari material ini, dan menggantinya dengan bulu sintetis buatan untuk menciptakan busana dengan kesan mewah.

Walau demikian, sayangnya belum ada peraturan yang benar-benar tertulis soal pelarangan penjualan pakaian dari bulu binatang dari sebuah pemerintahan kota atau negara. Pelarangan biasanya hanya keluar dari protes-protes berbagai pihak pecinta binatang seperti organisasi PETA (People for The Ethical for Animals).

Hal ini nampaknya cukup mengusik kota New York yang merupakan pusat mode di dunia. Para pembuat kebijakan mulai menyusun peraturan tentang pelarangan penjualan semua pakaian dari bulu binatang di seluruh kota.

BACA JUGA :

Palet Rias Gadis Prancis dari Estee Lauder

Beda Gaya Rambut Keriting S Curl dan C Curl Ala Korea

Sejauh Mata Memandang Merampok Plastik Demi Lingkungan

Dahulu, material ini memang merupakan bahan yang umum digunakan dan dianggap modis. Apalagi tokoh publik legendaris seperti Marilyn Monroe dan Jackie O sering menggunakan material ini dan dianggap berkelas.

Linda Rosenthal yang merupakan anggota partai Demokrat di Manhattan berpendapat bahwa pembangunan ekonomi seharusnya tidak perlu dikaitkan dengan kekejaman. Peraturan ini tentu penting mengingat 80% pakaian dari bulu binatang yang berasal dari Amerika dibuat di New York.

Jika New York akhirnya meluluskan kebijakan pelarangan penjualan pakaian dari bulu binatang, maka ini akan jadi awal yang baik bagi para desainer modenya untuk berpikir menciptakan mode yang lebih berkesadaran pada lingkungan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here