H&M Hentikan Pemakaian Cashmere Demi Lingkungan

0
1160
Foto : Instagram/hm itjeher.com
Foto : Instagram/hm itjeher.com

H&M terus meningkatkan standarisasinya pada lingkungan. Setelah sejumlah lini sustainable miliknya, dan proyek penjualan baju bekas dari labelnya, kali ini perusahaan tekstil asal Swedia ini ingin berkomitmen untuk menghentikan semua penggunaan cashmere pada pakaian yang diproduksi olehnya.

Gagasan ini berasal dari kenyataan bahwa dibalik pembuatan sweater berbahan cashmere yang sangat lembut, nyaman, dan mewah, ada berbagai hal buruk yang menjadi konsekuensinya.

Kain cashmere yang biasanya terbuat dari serat binatang, yaitu domba melibatkan cara pembuatan yang tidak ramah pada binatang. Dengan kebutuhan bulu yang sangat banyak untuk produksinya, domba-domba diperlakukan dengan tidak etis.

BACA JUGA :

Menjaga Rumah Kosong di Saat Mudik

Mencegah Jerawat Muncul Setelah Waxing

Tampilan Baru ItjeHer Salon Wijaya

Menurut riset dari organisasi pecinta binatang PETA, praktek ini paling banyak ditemukan di China dan Mongolia yang merupakan negara terbesar dua yang mengekspor bahan ini. 90% bahan cashmere yang dipakai di berbagai industri mode dunia berasal dari dua negara ini.

H&M tak tinggal diam dengan temuan ini. Mereka lalu memutuskan untuk mulai menghentikan segala penggunaannya, dan berencana bersih di tahun 2020. Kebijakan ini juga sekaligus mendukung visi H&M yang ingin hanya menggunakan material ramah lingkungan di tahun 2030.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here