Kebaya Nyonya dari Shawlnco yang Syarat Tradisi

0
741

Kebaya nyonya atau yang biasa disebut kebaya encim merupakan akulturasi dari berbagai budaya, salah satunya budaya Tionghoa. Kebaya ini masuk ke Indonesia di kala gelombang imigrasi penduduk Tionghoa ke tanah air meningkat akibat perdagangan.

Kebaya encim, dengan material halus lengkap dengan sulaman cantik di bagian pinggiran ini kebanyakan pada zaman dahulu dipakai oleh wanita peranakan, yaitu wanita pribumi yang menikahi pria Tionghoa. Yang membuatnya berbeda adalah dihiasi bordiran cantik penuh warna dan memiliki pasangan baju dalaman atau kutang dengan bordir atau sulaman pada bagian pinggiran yang senada kebaya.

BACA JUGA :

Ify Alyssa Beri Sentuhan Musik di Batik Kontemporer

3 Desainer Muda di Butik SAMA SAMA

Dahulu kebaya encim lazimnya dipadankan dengan kain batik pesisir yang memiliki warna-warna menyala. Hingga kini, pemilihan warna-warna cerah tersebut tetap digemari. Dan terlihat lebih fashionable, karena disesuaikan dengan warna bordiran yang biasanya atraktif.

Seperti yang dirancang oleh rumah mode Shawlnco, beragam kebaya nyonya dengan motif bahan yang segar dipadukan dengan kutang yang bermotif kontras. Sama halnya dengan encim yang sudah ada sejak zaman dahulu, rancangan desainer Indonesia ini juga memadukan dengan kain batik yang memiliki motif modern atau kontemporer.

Berikut koleksi Shawlnco yang bisa kamu beli melalui instagram :

 

View this post on Instagram

 

Genuine happiness from Mrs @harahapastrid and Mrs @eldalia Both are wearing Kebaya Nonya from our latest collection 📷 @ayalaila

A post shared by Shawl n Co (@shawlnco) on

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here