Kontroversi Grafis Hong Kong di Kaus Versace

0
560
Foto : Instagram/versace Itjeher.com
Foto : Instagram/versace Itjeher.com

Kontroversi datang dari rumah mode Versace yang dianggap mendukung kedaulatan Hong Kong oleh warga China. Tuduhan ini berasal dari penemuan kaus yang dijual di situs label Italia ini yang memuat grafis daftar nama kota beserta negara asalnya.

Pasalnya, diantara nama-nama kota dan negara di kaus tersebut terselip tulisan Hong Kong – Hong Kong, alih-alih Hong Kong – China. Selain Hong Kong, nama kota lain yang juga membuat berang warga China adalah Macau – Macao yang juga termasuk salah satu tulisannya.

Mengingat Versace memiliki pasar yang cukup besar di China, tindakannya tentu memberi pengaruh yang dianggap mengusik isu sensitif. Apalagi pemerintah China sedang sangat fokus dengan isu teritorinya.

BACA JUGA :

Merawat Wajah Bebas dari Komedo

Tompi Membuat Film Indonesia Bareng Desta dan Vincent

Memaknai Ulang Dua Garis Biru Lewat Novel Adaptasinya

Hong Kong dan Makau dianggap sebagai wilayah administrasi khusus China, yang memiliki pemerintahan semi otonom dari China, sehingga dianggap sebagai bagian dari China dan tidak berdiri sendiri.

Menanggapi kemarahan warga China, terutama yang vokal di media sosial, direktur artistic Versace yaitu Donatella Versace langsung menanggapinya dengan permintaan maaf yang serius lewat akun Instagram pribadinya. Selain itu penjualan kaus ini tentu saja langsung dicabut dari peredaran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here