Kontroversi Model Plus Size yang Ditampilkan Victoria’s Secret

0
698
Foto : Instagram/victoriassecret Itjeher.com
Foto : Instagram/victoriassecret Itjeher.com

Setelah lama berjaya di panggung pakaian dalam dunia, Victoria’s Secret akhirnya melirik isu body positivity alias penerimaan setiap bentuk tubuh lewat kampanye terbarunya yang berjudul Love Yourself.

Kampanye ini dibuat bekerja sama dengan label lingerie lain asal London Bluebella. Dalam media promosinya, Victoria’s Secret menampilkan model plus size Ali Tate Cutler yang memiliki ukuran tubuh 14.

Selama ini label pakaian dalam asal Amerika Serikat ini memang dikenal kurang variasi dalam menampilkan tubuh model di panggung modenya. Para angel kebanggaannya, jelas-jelas hanya terdiri dari model dengan citra tubuh yang dianggap ideal oleh orang kebanyakan, tapi jauh dengan bentuk tubuh di dunia nyata.

BACA JUGA :

Sepatu Anak Edisi Sesame Street dari Wakai

Tahun ini Bisa Nonton Jakarta Fashion Week 2020 melalui Aplikasi

Gaun Pengantin Hailey Bieber dari Label Off White Milik Virgil Abloh

Chief Marketing Officer Victoria Secret sendiri, yaitu Ed Razek pernah berkata pada Vogue bahwa panggung pakaian dalam yang selalu dinanti itu adalah seputar fantasi. Karenanya selalu menampilkan citra yang dianggap ideal.

Kontroversi juga hadir dari pemilihan Ali Tate Cutler yang ternyata pernah menulis komentar yang merendahkan kesehatan dan bentuk tubuh di fan page miliknya sendiri. Walau demikian, untuk kampanye kali ini, Ali Tate Cutler berkomentar positif soal menghargai setiap bentuk tubuh.

Koleksi ini akan menjadi lini tersendiri, yaitu Bluebella for Victoria’s Secret. Walau secara resmi Ali Tate Cutler tidak berada dalam barisan model Victoria’s Secret, akan jadi langkah kecil yang patut dihargai ketika ukuran yang lebih beragam mulai dengan mudah bisa didapatkan di pasaran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here