Purana Tampilkan Koleksi Khusus di Africa Fashion Excange

0
538
Purana di Africa Fashion Exchange. Itjeher.com
Purana di Africa Fashion Exchange. Itjeher.com

Piawai dengan karya yang selalu mengeksplorasi beragam motif kain buatan tangan dan juga batik, Purana membawa koleksi khusus di dalam acara Africa Fashion Exchange (AFX) di Durban, Afrika Selatan.

Purana akan menampilkan koleksinya pada tanggal 18 Oktober di AFX. Sedangkan, acaranya sendiri berlangsung dari tanggal 17 hingga 19 Oktober 2019.

BACA JUGA:

Empat Makanan yang Wajib Dimakan Saat Stres

Coca Cola Buat Botol dari Daur Ulang Sampah di Lautan

Brand rancangan Nonita Respati tersebut akan membawa 10 tampilan. Di dalamnya terdapat jumpsuit, outerwear, blus, celana, hingga gaun. Di dalam beberapa tampilan tersebut, “hybrid outfit” menjadi salah satu andalan yang memiliki karakter multi-styling, multi-sizing, dan juga multifungsi.

“Sepotong pakaian bentuknya bisa berubah-ubah, juga, misalnya kalau Anda styling dengan sabuk atau aksesori lainnya,” Nonita menjelaskan.

Purana di Africa Fashion Exchange. Itjeher.com
Purana di Africa Fashion Exchange. Itjeher.com

Selebihnya, busana yang akan tampil memperlihatkan pengembangan motif batik yang baru akan resmi diluncurkan Purana pada 2020. “Semua motif batik ini terinspirasi dari alam, seperti ombak di pantai, bambu, dandelion dan ginkgo biloba, juga pola-pola geometris pengembangan dari koleksi sebelumnya,” kata Nonita, seraya menambahkan bahwa kebanyakan busana koleksinya dibuat dari Cuprammonium rayon (cupro) dari label Jepang Bemberg yang berkualitas tinggi.

Bahan lain yang dipakai Purana untuk koleksi ini termasuk organza tapi semuanya dari serat alami. Keragaman material dalam satu koleksi ini pun memberi ruang untuk layering, misalnya antara batik dengan organza, sehingga tercipta dimensi baru untuk keseluruhan koleksi.

Purana di Africa Fashion Exchange. Itjeher.com
Purana di Africa Fashion Exchange. Itjeher.com

Ini bukan pertama kali Purana dibawa ke Afrika Selatan. Sebelumnya, label ini juga tampil di acara “Made in Indonesia: A Wonderful Journey to Indonesian Fashion” yang diselenggarakan konsulat Indonesia di Cape Town pada bulan September.

Dr. Matshediso Joy Ndlovu, interim managing director KZN Fashion Council, menyebutkan bahwa selain Purana terdapat pula label busana muslim NurZahra kreasi Windri Widiesta Dhari yang berasa dari Indonesia.

“Kami ingin tumbuh dan memperluas koneksi Afro/Asia yang telah kami mulai bulan Juni lalu,” kata Dr. Joy, yang juga mengatakan bahwa Purana direkomendasikan kepadanya oleh konsulat Indonesia di Cape Town.

Nonita mengatakan bahwa tampilnya Purana di bulan September juga menjadi awal mula hubungan dengan buyer potensial di wilayah Afrika, yang berujung pada bisnis dan kolaborasi, termasuk dengan pembuat topi terkenal Crystal Birch.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here