Eksplorasi Kain dari Humbang Oleh Purana dan Windy Chandra

0
496

Banyak yang belum mengetahui kabupaten Humbang Hasandutan memiliki industri pengrajin kain yang cukup besar. Maka itu, dalam kesempatan di Jakarta Fashion Week 2020 ini, kelompok penggiat kain Humbang Kriya bekerja sama dengan dua desainer untuk mengolah kain tersebut.

Nonita Respati dari Purana, dan Windy Chandra mengeksplorasi kain humbang menjadi dua gaya yang berbeda. Dua karya tersebut memiliki tajuk “Laboring LOVE, Weaving Hope” yang mengusung konsep eco-fashion.

BACA JUGA:

Wisata Nusa Tenggara Timur Jadi Nomor 1 Pilihan Lonely Planet

BINHouse Merayakan 30 Tahun Berkarya dengan Wastra

Nonita Respati, desainer di balik Purana mengemas kain Humbang menjadi serangkaian pakaian resort yang ringan dan santai. Permainan layering dengan stylingan yang dinamis, membuat kain tradisional dari Humbang tersebut menjadi tampilan yang amat modern. Belum lagi potongan rancangan dari Purana yang memang selalu dinamis dan menarik.

Sedangkan Windy Chandra menyulap kain tradisional menjadi beragam busana resmi hingga gaun pesta, jauh dari kesan etnik yang biasanya kental dengan wastra. Didukung dengan material kain yang ringan dan flowy, memberikan aura feminin yang elegan.

Koleksi ini menampilkan 34  penampilan dari Purana dan 14 dari Windy Chandra. Semuanya dibuat dari beberapa jenis kain Humbang Kriya yaitu, shibori, batik, tenun songket, dan eco-print. Selain pewarna alami, Humbang Kriya menggunakan kain dengan material ramah lingkungan seperti katun, linen, dan sutra.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here