Fashion Rhapsody Mengolah Limbah Pakaian jadi Produk Bermanfaat

0
504
Foto : Instagram/kotakasablanka Itjeher.com
Foto : Instagram/kotakasablanka Itjeher.com

Limbah pakaian jadi masalah terbesar bagi keberlangsungan lingkungan hidup. Pakaian yang dibeli dalam siklus cepat, secara mudah menumpuk menjadi sampah dan tak semua dapat diolah. Bahkan pakaian yang terakumulasi sebagai sumbangan bagi orang tak mampu sekalipun berakhir dengan jumlah yang terlalu besar untuk digunakan seluruhnya.

Berkaca pada masalah limbah pakaian ini, empat perancang busana Indonesia yaitu Arie Aka, Ayu Dyah Andari, Chintami Atmanagara dan Yulia Fandy menggagas sebuah acara mode yang diharapkan berbeda dari kebanyakan.

Acara yang berada di dalam naungan “Fashion Rhapsody” ini lalu diberi judul Road to Event Fashion Rhapsody Harmoni Bumi, digelar di Grand Atrium Hall, Mall Kota Kasablanka dari tanggal 29 Oktober hingga 3 November 2019.

BACA JUGA :

Berkenalan dengan Jesica Fitriana Martasari yang Mengikuti Ajang Miss Supranational 2019

Cushion Foundation Terbaru dari Lakme Untuk Tampil Prima Seharian

Ini Dia Deretan Zodiak Yang Paling Posesif 

Desainer yang terlibat di dalam acara ini berusaha lebih sadar lingkungan dengan beralih ke kemasan ramah lingkungan untuk produknya, dan berusaha mengolah limbah pakaian dengan melakukan upcycle. Caranya dengan mengolah sisa produksi yang berupa kain perca untuk diolah menjadi koleksi produk yang sama sekali baru.

Bahkan tak hanya dalam bentuk baju yang melenggak di panggung fashion show. Para desainer juga mengajak kerjasama Dompet Dhuafa untuk mengolah sisa-sisa kain lainnya untuk diubah jadi karya lain yang juga bermanfaat seperti boneka, aksesoris hingga keset.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here