78 Desainer Muslim Indonesia Unjuk Gigi di ISEF 2019

0
217
ISEF, Foto: Tim ISEF. Itjeher.com
ISEF, Foto: Tim ISEF. Itjeher.com

Selama dua hari, Bank Indonesia bekerja sama dengan Indonesian Fashion Chamber dan Indonesia Halal Lifestyle mempersembahkan “Sustainable & Ethical Fashion” Sebagai bagian dari acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF).

Tiap harinya pagelaran mode muslim ini dibagi menjadi tiga sesi yang mempertontonkan 78 karya desainer dalam negeri dengan beragam sudut pandangan tentang topik fesyen etis dan berkelanjutan.

BACA JUGA:

Motorola RAZR Lama Rilis Lagi dalam Versi Baru yang Canggih

Lipgloss Glitter dan Eyeshadow Palette Frozen 2 dari Colourpop

Industri fesyen muslim Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan. Dengan menawarkan keragaman konten lokal yang tidak dimiliki oleh negara lain serta memperhatikan fesyen etis dan berkelanjutan dipastikan menjadi potensi dan nilai tambah untuk dipasarkan ke skala global dan menciptakan citra bahwa Indonesia telah bersiap sebagai pusat industri halal global.

Pada hari pertama, fashion show sesi pertama menampilkan karya dari “The Purun” berkolaborasi dengan Vivi Zubedi dari IKRA Indonesia, Saffana dengan tema Tennung Madika yang menggunakan tenun dari Sulawesi Selatan, Itang Yunasz dengan tema Nusantara untuk Dunia yang menggunakan songket dari Sumatera Barat, Rosie Rahmadi dengan tema Barasarira yang menggunakan batik dari DKI Jakarta, Tutyadib dengan tema Lagak That yang menggunakan songket dari Aceh, WAD Studio (We A De) by Anti Dewi dengan tema Espoir, Wignyo Rahadi dengan tema Rising Tapis yang menggunakan kain Tapis dari Lampung, Vee House by Alvy Oktrisni dengan tema Three of Life yang didukung oleh Batik Sarita Toraja Manik Manik Annie Toraja Gallery, Dian Pelangi dengan tema Beauty in Diversity yang menggunakan songket dari Riau dan Kepulauan  Riau, Irmaintan dengan tema Patirangga yang menggunakan tenun dari Sulawesi Tenggara, Neera Alatas dengan tema Enchanting Mandalika yang menggunakan tenun dari Nusa Tenggara Barat, Defika Hanum dengan tema Rhythm, Irna La Perle Heritage dengan tema Groetuit de Preanger yang didukung oleh Tenun Garut Hendar Jawa Barat.

Fashion show sesi kedua menampilkan karya dari AM by Anggiasari dengan tema Fibrin, Najua Yanti dengan tema Altabieu (The Nature), Yanti Adeni dengan tema Hola Miak, LÉGAN by Runny Soema di Pradja dengan tema Kibo, De Chantique by Nining Santoso, Irma Hakim dengan tema Transparansi, Aprilia dengan tema Natural, Medina Zein dengan tema La Belle, Alfatir Muhammad dengan tema Silent, kami. dengan tema Jana, Tenoen Osing by Sanet Sabintang kolaborasi dengan Sekar Bakung Batik dengan tema Matsumoto Castle, L.tru dengan tema Infinie, Jeny Tjahyawati dengan tema Rock The Casbah, serta brand tas Doris Dorothea untuk melengkapi penampilan koleksi Medina Zein, kami., dan LÉGAN.

Sedangkan fashion show sesi ketiga menampilkan karya dari Desainer Lisa Fitria dengan tema The Window, Aninda Nazmi dengan tema Deep portray, Ina Priyono dengan tema Alas, Hannie Hananto dengan tema Eten, Meccanism dengan tema Kaba, Meeta Fauzan dengan tema Embun Pagi, ASK by Asky dengan tema Luminous, Iva Lativah dengan tema Lirik, Reborn29 by Syukriah Rusydi dengan tema Gakusei, Shafira dengan tema Raison d’etre, Khanaan dengan tema Sedasa, Sessa by Monika Jufry dengan tema Hidden Beauty #2, Rasya Shakira dengan tema Serene.

 

Pada hari kedua, fashion show sesi pertama menampilkan Dyslexia By Belinda Ameliyah, Safartiwi Gadeng dengan Kerawang Gayo Aceh x Batik Pringgondaningawi dengan tema Supermoon, Tufiana dengan tema The Kawung Series, Sheenaz by Anggie Rachmat dengan tema Goelali, luvnic by luffi dengan tema Shakira, Zya & Luana dengan tema Ethical Ethnic, Wening’s Line by Wening Angga dengan tema Crowd, Ija Kroeng by Khairul Fajri Yahya dengan tema Do Karim, Febby AntiQue  dengan tema Kirei no Tori, Nina Nugroho dengan tema Emergence dan dilengkapi tas dari Deer Bags, LeSilla dengan tema Nathè, KIVITZ by FitriAulia dengan tema Bushra, dan L by Laudya Cynthia Bella dengan tema Bersatu yang dilengkapi tas dari Deer Bags.

Fashion show sesi kedua menampilkan karya dari Nieta Hidayani dengan tema Elegance Donggala, Meemaa Style by ChaeraLee dengan tema K2, Deceu Suzan dengan tema Tranquility, Elzatta dengan tema Future Blooms, Jasmine dengan tema November Rain, Lina Sukijo dengan tema éclat, My daily hijab by Novita DP dengan tema Mujigae, SUQMA dengan tema Sosja Natura yang dilengkapi tas dari Deer Bags, Gianti Creation by Lala Gozali dengan tema Natural Stripes, Noor Ùmer dengan tema Guedgy, Buttonscarves  dengan tema Le Plume, Elva Fauqo dengan tema Rotary, dan Oki Setiana Dewi x Irna Mutiara dengan tema Collaborashion.

Sedangkan fashion show sesi ketiga menampilkan karya dari eugeneffectes dengan tema Bhineka Tunggal Ika, Sistema by I.Joeda, Sofie dengan tema Urban Eccentric, Deden Siswanto dengan tema AlamTerajam, Lannoir by Lania Rakhmawati, NurZahra dengan tema Perpetual Coexistence Spring Summer 2020, Abee by Ariy Arka dengan tema SNAP X, Rya Baraba dengan tema Lembayung, Ayu Dyah Andari dengan tema Oase, Kursien Karzai dengan tema Héritages de L’est, ETU by Restu Anggraini dengan tema Clairvoyance, dan Nuniek Mawardi dengan tema Romusya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here