Sejauh Mata Memandang Peduli dengan Anak dan Alam Indonesia

0
339

Untuk kedua kalinya, label Sejauh Mata Memandang (SMM) yang diprakarsai oleh Chitra Subyakto, melakukan pameran instalasi yang bertemakan Laut Kita. Namun kali ini, pameran yang dilakukan di Senayan City, Jakarta, ingin menekankan kembali hubungan erat antara manusia dan alam.

Melalui koleksi Daur, Sejauh Mata Memandang mengangkat isu-isu seputar perubahan iklim dan kerusakan yang telah terjadi, terutama di laut. Berfokus pada konsep slow fashion yang setiap produknya tidak bergantung pada tren atau timeless sejak tahun 2014, SMM mengaplikasikan proses daur ulang dari sisa kain pada produksi musim-musim sebelumnya untuk koleksi Daur.

BACA JUGA :

Selera Fashion Unik Lizzo, Penyanyi dengan 8 Nominasi Grammy 2020

LABELTIGA Kembali Hadir dengan Kreasi Eksperimental

 

View this post on Instagram

 

Apabila kita tidak merubah cara hidup di Planet Bumi, rumah kita bersama, dan satu-satunya. Maka tahun 2050 nanti, di laut akan lebih banyak plastik, daripada ikan 🌎 . Ditunggu kehadirannya di Pameran “Laut Kita Masa Depan Kita”, bersama keluarga. Untuk lebih mengerti tentang keadaan, dan cara menolong bumi rumah kita, laut kita 🙏🏽 . Video Laut Plastik oleh Davy Linggar menampilkan 10 anak penyayang laut : Avasennha W. Gunardi, Makayla Alisha Wanandi, Avajasmine W. Gunardi, Shailendra Naryama Sastraguna Sutowo, Ariannha Amora Lemos, Ishanna Ariandra Nariratana Sutowo, Dan Alexander, Kellen Alexander Lemos Lay, Kaja Anjali Subyakto, Anaku Askara Biru 28 November 2019 – 2 Februari 2020 Senayan City level 1 unit 1.08 Jakarta Sampai jumpa 🙏🏽💙🌎🐟😇 #sejauhmanakamupeduli #sejauhlautkitamasadepankita #sejauhlautkita #breakfreefromplastic

A post shared by Sejauh Mata Memandang (@sejauh_mata_memandang) on

Kali ini, Chitra ingin memperkenalkan teknik patchwork, yaitu teknik yang menggabungkan motif dengan kombinasi tekstil terkini yang diterapkan pada busana siap pakai yang santai dan kasual. Menggunakan bahan katun dengan semburat warna, seperti marun, kuning kunyit, indigo, hitam, dan putih yang merupakan khas SMM.

Yang istimewa, pada instalasi kali ini, sekaligus ingin memperingati Hari Anak Sedunia. Sehingga tokoh utama pada koleksi Daur adalah anak Indonesia khususnya yang akan menjadi masa depan bangsa. Sehingga pameran ini juga merupakan ajakan kepada seluruh pihak agar senantiasa berkomitmen menjaga dan melestarikan laut Indonesia.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here