3 Gaya Baju Kampanye, Ini Maknanya!

0
552

Hari ini, pemilihan gubernur serentak dilaksanakan di seluruh wilayah DKI Jakarta. Tak mencoba untuk berbicara soal politik, namun ada satu hal yang pasti menarik perhatian mata perempuan, apa itu? Baju kampanye!

Pastinya kamu tertarik jika sedikit berbincang soal baju kampanye tiap pasangan calon gubernur. Ya, ketiga calon ini terlihat memiliki 3 gaya khas berbeda, yang kerap dikenakan saat berorasi. Pingin tahu makna dan gaya dibalik ketiga pasangan? Simak yang berikut ini.

1.    Serba Hitam

Pasangan calon gubernur nomor 1, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni memilih gaya serba hitam untuk menjalankan kampanye ini. Gaya busana tersebut diberi nama TactiCool, yaitu baju berpotongan mirip baju militer (tactical)  yang biasa digunakan AHY saat bergabung di angkatan.

Dengan warna serba hitam, terdapat beberapa model baju yang biasa digunakan pasangan ini saat kampanye. Terdapat model lengan panjang, kaus yang dipasangkan dengan bomber jacket, dan juga polo shirt dengan hiasan emblem di bagian lengan atas. Makna warna hitam sendiri dimaksud untuk menggambarkan kenetralan, dan siap untuk melayani masyarakat Jakarta.

Foto: Instagram/agusyudhoyono

2.    Kotak-Kotak

Walau mirip dengan seragam kampanye Presiden Joko Widodo saat Pilgub DKI tahun 2012, ternyata seragam kotak-kotak yang dipilih pasangan calon gubernur nomor 2 berbeda. Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat memilih motif kotak-kotak merah dan hitam yang lebih besar dan memiliki makna yang amat dalam.

Kotak-kotak sendiri dimaksud sebagai seragam para pekerja, dimana Basuki Djarot ini bekerja bersama-sama menyelesaikan pekerjaan yang belum tuntas di DKI Jakarta. Sedangkan makna warna merah dimaksud sebagai pemimpin yang berani, dan hitam yang artinya merakyat. Seragam kotak-kotak yang digunakan paslon nomor 2 ini memiliki potongan kemeja lengan panjang, yang biasanya dikenakan dengan lengan digulung.

Foto: Instagram/ahokdjarot

3.    Putih 

Sedangkan bagi pasangan calon gubernur nomor 3, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, warna putih menggambarkan visi dan misi mereka dalam menjalankan kampanye ini. Arti warna putih memberi citra pemimpin yang bersih, berjiwa ikhlas, dan juga santun.

Pemilihan kemeja putih sendiri dimaksud agar para relawan dan pendukung tidak perlu susah payah jika ingin ikut mendukung. Karena kemeja putih sangat mudah untuk ditemukan, sehingga tidak merepotkan para pendukung. Kemeja putih ini biasa dipasangkan dengan celana berwarna krem kecoklatan.

Wah.. ternyata tiap seragam memiliki makna yang dalam dan berbeda-beda ya! Menurut kamu sendiri, mana yang paling keren?

Foto: Instagram/jakartasalambersama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here