Menyaksikan Budaya Afrika di Black Panther yang Akan Tayang

0
2047

Black Panther merupakan film terbaru Marvel yang segera tayang di Indonesia. Penayangan film ini sangat dinanti oleh pecinta Marvel sejak karakternya muncul pertama kali di film Captain America : Civil War di tahun 2016.

Di film solo kali ini, Black Panther akan kembali ke kampung halamannya Wakanda, yang merupakan daerah fiksi di Timur Laut Afrika. Untuk membuat daerah ini terasa nyata, kabarnya lokasi akan didekorasi seindah mungkin.

Pada penayangan perdananya di Los Angeles, para pemainnya yaitu Chadwick Boseman sebagai karakter utama dan pemeran pendukung seperti Lupita Nyong’o, Daniel Kaluuya, Michael B. Jordan, Danai Gurira, dan Angela Bassett berdandan dengan busana yang terinspirasi dari budaya Afrika yang penuh warna.

BACA JUGA :

Pemeran Aquaman dan The Flash di Justice League

Brett Ratner dan Pelecehan Seksual di Industri Film

Ruth Carter sang desainer kostum untuk film ini memang mengatakan akan menampilkan estetika Afrika seutuhnya di lokasi, hingga yang menonton bisa secara langsung menangkap relevansi budayanya. Rancangan, pola dan warnanya dibuat berdasar riset pakaian tradisional Afrika Kuno.

black panther (Foto : Instagram/blackpanther) itjeher.com

Kostum sang jagoan dibuat serba hitam dengan motif logam. Lalu pemeran ibu dari sang pahlawan yaitu Ramonda didandani dengan gaun panjang berwarna abu-abu dengan hiasan kepala yang terinsirasi dari topi tradisional Zulu. Sementara mentornya Zuri menggunakan kostum yang terinspirasi dari kepala suku Nigeria.

Black Panther memang kental merepresentasikan latar belakang budaya sang pahlawan super berkulit hitam ini. Bahkan bahasa Wakanda yang digunakan diambil dari bahasa asli Afrika Selatan yang kental, yaitu aksen bernama isiXhosa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here