Yayoi Kusama sudah Hadir di Museum Macan Jakarta

0
1025
Foto : instagram/museummacan. itjeher.com.

Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara atau biasa disingkat dengan Museum Macan, baru bulan November 2017 resmi dibuka. Namun hingga saat ini tidak pernah sepi pengunjung. Museum yang memperkenalkan koleksi seni modern dan kontemporer ini 50 persen nya adalah karya seni dari Indonesia, dan 50 persen lainnya dari Eropa, Amerika Utara, China dan bagian Asia lainnya.

Hebatnya, Museum Macan memiliki misi yakni memberi pendidikan kepada para pengunjung dan berkomitmen untuk  membuat seni dapat diakses oleh masyarakat luas, terutama kaum muda dan anak-anak. Bermitra dengan sekolah setempat, serta menyediakan materi pendidikan bagi para guru untuk membantu siswa berinteraksi dengan seni di dalam dan luar tembok museum. Bukan hanya itu, Museum Macan juga memiliki berbagai macam program pendidikan seperti Forum Pendidik, Kunjungan Sekolah dan Sumber Daya Pendidikan.

Foto : instagram/museummacan. itjeher.com.

BACA JUGA :

Pameran Yayoi Kusuma Akan Hadir di Jakarta

Galeri Nasional Indonesia sebagai Sahabat Seni Masyarakat selama 20 Tahun

Pameran Seni ‘Namaku Pram’ Menginspirasi Generasi Muda

Dan kini, untuk pertama kalinya, Museum Macan memboyong karya seniman dari Jepang, Yayoi Kusama, yang baru saja pameran di National Gallery Singapore dan Queensland Art Gallery | Gallery of Modern Arrt (QAGOMA) Australia. Pameran yang bertajuk ‘Yayoi Kusama: Life is the Heart of a Rainbow’, menampilkan karya yang fokus pada perkembangan artistic seniman  yang dibuat dalam jangka waktu 70 tahun atau dimulai dari era 1950-an.

Selain itu, pengunjung juga dapat melihat karya yang tidak ditampilkan di dua pameran sebelumnya termasuk ‘Flower’ (1953) dan ‘Untitled (Child Mannequin)’ (1966).

Foto : instagram/museummacan. itjeher.com.

Segera kunjungi Museum Macan yang berlokasi di di Wisma AKR Lantai MM, Jalan Panjang No.5, Kebon Jeruk, Jakarta Barat dan dibuka dari hari Selasa hingga Minggu, dengan jam operasional pukul 10.00 hingga 19.00 WIB. Oh iya perlu diketahui, museum ini tutup setiap hari Senin dan libur nasional.

Adapun beberapa peraturan yang wajib pengunjung ketahui selama didalam area pameran yakni :

  • Tidak boleh menyentuh karya seni
  • Diusahakan untuk tidak mengangkat telepon di dalam area pameran
  • Tidak boleh nyender di tembok
  • Wajib menitipkan payung, ransel dan tas yang ukurannya melebihi tas tangan
  • Tidak boleh memotret menggunakan flash
  • Diperbolehkan memakai kamera mirrorless
  • Tidak boleh membawa makanan dari luar

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here