Teater Tanah Air Indonesia akan Tampil di Jerman

0
411
foto : instagram/teateranakindonesia. itjeher.com.

Anak-anak Indonesia yang tergabung dalam Teater Tanah Air (TTA) asuhan Jose Rizal Manua ini, kembali melebarkan sayapnya. Setelah beberapa kali mengikuti festival teater anak-anak sedunia, kali ini TTA akan mengikuti 15th World Festival of Children’s Theater di Lingen (Ems) Jerman pada tanggal 22 – 29 Juni 2018.

Teater Tanah Air memang sejak dulu selalu latihan di emperan, di ruang publik yang terbuka. “Sejak didirikan 14 September 1988, Teater Tanah Air adalah teater kehidupan, sebagai ranah pendidikan untuk anak-anak,” ungkap Jose Rizal Manua. Dari emperan itulah, Teater Tanah Air berlatih menanamkan sendi-sendi kehidupan berteater kepada anak-anak. Ada kalanya juga, mereka latihan di area parkiran, masih dalam kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM). Kadangkala, mereka latihan di pinggir kali, di belakang TIM.

foto : instagram/teateranakindonesia. itjeher.com.

BACA JUGA :

Babak Baru Kisah si Doel, Sarah dan Zaenab

Teater Koma Menampilkan Pertunjukkan Gemintang : Kisah Cinta Di Negeri Tanpa Cinta

Kelompok teater anak-anak ini akan mewakili Indonesia dan mementaskan lakon berjudul ‘HELP!’ karya Putu Wijaya, yang disutradarai Jose Rizal Manua. Akan ada sekitar 60 anak Indonesia dengan rentang usia 6 – 14 tahun yang akan bersaing dengan puluhan kelompok teater anak dari berbagai belahan dunia, mulai dari Eropa, Afrika, Asia, Amerika Utara dan Selatan. Untuk kawasan Asia, selain Teater Tanah Air yang mewakili Indonesia, juga akan ikutserta dua kelompok teater dari India dan Jepang. Perhelatan festival teater anak se-dunia, telah diselenggarakan sejak tahun 1990, dan berlangsung setiap dua tahun sekali.

foto : instagram/teateranakindonesia. itjeher.com.

Menurut Jose Rizal, untuk bisa tampil di luar negeri itu, semangat perjuangan dan pengorbanan yang dilakukan anak-anak ini sangat besar. “Dalam keterbatasan yang ada, anak-anak ini mampu menampilkan pementasan yang maksimal. Untuk menyiapkan sebuah pertunjukan di luar negeri itu, mereka harus melakukannya sendiri, mulai dari menyiapkan kostum, tata panggung dan seluruhnya dilakukan oleh para pemain,” jelas pengajar di Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta ini.

“ Namun dibalik itu, semua ini merupakan sebuah proses pembelajaran dan pengalaman yang sangat berharga bagi anak-anak Teater Tanah Air “, tambah Jose. Wah salut ya untuk anak-anak Indonesia, dan teruslah semangat mengibarkan dan membawa bendera merah putih ke dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here