Tenun Lepo Lorun Merupakan Tenun Asli Flores yang Mendunia

0
1887

Yang membedakan Tenun Lepo Lorun dengan lainnya adalah  merupakan tenun ikat di Flores yang masih dikerjakan secara manual dan proses pewarnaan tenun ikat ini masih menggunakan bahan-bahan alami yang didapat dari kulit tanaman mengkudu, kayu pohon hepang, dadap serep, kunyit serta kulit pohon mangga.

Pembuatan tenun ini digarap oleh Sentra Industri Lokal Lepo Lorun (STILL) yang diprakarsai oleh Alfonsa Horeng dengan tujuan melestarikan seni dan budaya Indonesia. Alfonsa Horeng mengaku sentra industri ini pada awalnya hanyalah proyek “iseng” semata, kemudian menggarap proyek ini lebih serius ketika melihat keseriusan dari ibu-ibu yang diajaknya bergabung dalam mengerjakan proyek ini.

Foto : Indonesia Kaya. itjeher.com.

BACA JUGA :

Berkunjung ke Lembah Bada Sulawesi Tengah yang Penuh Misteri

Liburan ke Piaynemo bisa Memberi Makan Ikan Hiu

Sentra tenun ikat ini tersebar di tujuh belas desa di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang sudah ada sejak tahun 20014. Untuk mempertahankan budaya yang sudah turun-temurun diwariskan oleh para leluhur, para penenun yang diberi gelar seniwati ini sangat berkontribusi dalam melestarikan barang seni yang bernilai sangat tinggi ini.

Foto : Indonesia Kaya. itjeher.com.

Dan tahun 2017 lalu, tenun Lepo Lurun ini berhasil menjadi daya tarik masyarakat Amerika di ajang Tribal & Tekstil Art Show di San Francisco. Ajang ini merupakan pameran terkemuka Tribal art fair yang menampilkan karya seni dan budaya berbagai suku penduduk asli dari beberapa negara seperti Amerika, Asia, Oceania, Polynesia, Timur Tengah dan Afrika.

Selain mempromosikan kain tenun, disana juga mengadakan demo untuk memperkenalkan obyek wisata pulau Flores bersama Fasilitator Kementerian Pariwisata Destinasi Prioritas Komodo Flores, Yakobus Mbira.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here