Jokowi Memakai Songket Deli dari Medan

0
1317

Hari ini pada tanggal 9 Oktober 2018, Presiden Jokowi mengunggah foto dirinya mengenakan busana adat yang menarik perhatian banyak khalayak. Bukan hanya kegiatan apa yang ia lakukan, namun kain tradisional apa yang Ia kenakan.

Di akun instagram milikinya, Jokowi menulis, “ melangkah melewati ambang pintu Istana Maimun di Medan, dengan baju kurung berlilitkan kain Songket di pinggang, mengenakan tengkulok di kepala dan keris di pinggang, jadilah saya anggota keluarga besar Kesultanan Deli. Terima Kasih. “  Hal ini menandakan bahwa dirinya telah dianugrahi Gelar Adat Tuanku Sri Indra Utama Junjungan Negeri dari Kesultanan Deli.

Tampak songket yang dikenakan oleh Jokowi menjadi bukti keindahan budaya Indonesia yang begitu luas. Selain motifnya yang istimewa, tampak benang-benang emas yang melingkarinya membuat kain tradisional ini sangat mewah.

BACA JUGA :

Batik Tubo dari Ternate yang Memiliki Motif Rempah-Rempah

Rayakan Hari Batik Nasional Lewat Film Pendek ‘Sekar’

Memang sejak tahun 1900 – 1950, di Kesultanan Deli, songket-songket yang digunakan oleh sultan dan para keluarganya merupakan songket-songket yang dibawa dari Terengganu dan Kelantan. Awal mula songket digunakan di Deli adalah setelah terjadinya pernikahan antara Kesultanan Deli dan Kesultanan Perak, yaitu pernikahan Almarhum Sultan Amaluddin Sani Perkasa Alamsyah (Sultan Deli X) dengan Almarhumah Tengku Maheran binti Sultan Abdullah (Kesultanan Perak).

Almarhum Sultan Amaluddin juga banyak menyerap gaya peristiadatan dari Kesultanan Perak. Tuanku Amaluddin merupakan Sultan Deli pertama yang menggunakan persalinan sedondon (lengkap) berbahan kain songket dengan corak bunga tabur. Sedangkan sultan-sultan Deli sebelumnya menggunakan jas hitam berbahan baldu dan bertekat benang emas sebagai pakaian kebesaran mereka, sebagaimana yang digunakan para pembesar Eropa yang pada masa itu datang ke tanah Deli. Di masa Tuanku Amaluddin inilah adat istiadat terus dihidupkan sampai sekarang.

Dan dalam kesempatan ini, Jokowi juga mengajak kepada kita semuanya, mengajak Kesultanan Deli, keraton-keraton, kesultanan-kesultanan,  Raja, pengangkut adat se-Nusantara untuk bersama-sama memajukan budaya Indonesia. “Kita mengarungi perjalanan zaman yang panjang dengan bermodalkan kapal budaya kita,” ucap Presiden Jokowi.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here