Sejauh Mata Memandang Lestarikan Cerita Rakyat Indonesia

0
1934

Kini, cerita rakyat Indonesia tampaknya mulai tenggelam dengan perkembangan teknologi dan informasi yang telah canggih. Dongeng yang dahulu sering diceritakan oleh orangtua, kini sudah mulai terganti dengan cerita dongeng dari barat, dan cerita animasi lainnya.

Karena itu, Chitra Subyakto, wanita di balik Sejauh Mata Memandang, mengangkat salah satu cerita rakyat Indonesia yaitu Timun Mas.

BACA JUGA:

Motif Baru Sejauh Mata Memandang, Shio Anjing Bumi

Bohemian Rhapsody Tayang di Layar Lebar

Chitra bekerjasama dengan para praktisi seni lainnya, menghasilkan pameran seni dan instalasi Timun Mas yang menyajikan buku cerita, kain, karya instalasi, serta cerita animasi yang dikerjakan bersama banyak kreator. Di antaranya Dian Sastrowardoyo berperan sebagai pengisi suara dan narasi animasi cerita Timun Mas, Petra Sihombing dan Tulus berperan sebagai Komposer Musik animasi cerita Timun Mas, Davy Linggar sebagai kreator seni instalasi dan video.

Buku cerita Timun Mas yang dikemas ulang menjadi amat menarik juga dikerjakan oleh Chitra Subyakto, Sita Subyakto, Evan Wijaya sebagai ilustrator dan desainer grafis. Selain buku cerita, ilustrasi dari Timun Mas juga dibuat menjadi motif kain yang diolah menjadi scarf, baju, serta baju anak-anak yang terlihat amat menarik.

Koleksi Timun Mas menggunakan kain dari bahan katun sari, katun foal, hingga cupro yang merupakan kain berasal dari bahan organik. Proses pembuatan koleksi Timun Mas ini dilakukan di beberapa kota seperti Sragen Pekalongan, Solo, dan Jakarta.

Dibantu oleh buatan tangan Ibu Rumah Tangga yang berasal dari Rusun Pesakih dan Rusun Marunda Jakarta. Hasilnya ada dua macam kain dua batik cap, dua batik tulis, dan empat sablon tangan.

Pameran instalasi Sejauh Mata Memandang yang terletak di lantai 1 Senayan City ini berlangsung mulai tanggal 8 November 2018, hingga 8 Januari 2019.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here