Karya Banksy yang Hancur Akan Dipamerkan di Jerman

0
1494

Seniman misterius Banksy di bulan Oktober lalu membuat dunia seni gempar dengan memasang mesin penghancur di acara pelelangan karyanya di Sotheby. Aksi ini terjadi tepat ketika ilustrasi yang berjudul Girl with Balloon jatuh ketangan pembeli. Ilustrasi tersebut hancur setengahnya, namun malah menghasilkan sebuah karya baru.

Benar saja, setelah hancur setengahnya karya yang terjual seharga¬†¬£860,000 pada seorang kolektor asal Eropa ini langsung memiliki nama baru yaitu “Love is in The Bin”. Sang pembeli tentu terkejut saat karyanya hancur di depan mata, namun tak berapa lama setelahnya ia baru menyadari akan pulang dengan karya Banksy yang paling jadi perbincangan, bahkan bernilai lebih besar dari sebelumnya.

BACA JUGA :

Tas Plastik dari Ubi Buatan Indonesia, Laku di Pasar Dunia

Margot Robbie Mengambil Peran Barbie

Baru-baru ini Love is in the Bin bahkan akan dipamerkan ke Museum Frieder Burda di Baden-Baden Jerman. Pameran rencananya akan berlangsung selama satu bulan, yaitu dari 5 Februari hingga 3 Maret 2019.

Pemilik museum ini yaitu Henning Schaper mendapat pinjaman dari sang pemilik karya, dan sangat antusias menunggu respon dari pengunjung museum. Ia berharap kehadiran karya Banksy di museumnya akan membuka wacana baru terutama bagi pengunjung muda yang tertarik dengan sepak terjang Banksy.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here