Film 27 Steps of May yang Didukung Aktivis Perempuan Akan Tayang

0
2690

Film Indonesia kembali meramaikan festival film internasional. Kali ini film garapan sutradara Ravi Bharwani yang berjudul 27 Steps of May, sejak Oktober 2018 sudah menyambangi Busan International Film Festival, Cape Town International Film Market & Festival, Goteborg Film Festival dan Bengaluru International Film Festival.

Dan pada tanggal 27 April 2019 besok, film ini akan tayang serentak di bioskop tanah air dan menjadi penutup film Indonesia yang tayang April 2019. Film yang terinspirasi dari peristiwa Mei 1998 ini juga telah menyabet tiga penghargaan, yaitu Film Terbaik kategori film panjang di Jogja-NETPAC Asian Film Festival, November 2018, Penulis Skenario Pilihan Tempo untuk Rayya Makarim, dan Aktris Pilihan Tempo untuk Raihaanun pada Film Festival Tempo 2018.

Bercerita tentang May yang mengalami trauma karena menjadi korban pelecehan seksual saat masih berusia 14 tahun. Ia akhirnya menarik dan menutup diri dari kehidupan luar. Hingga akhirnya ada seorang pesulap pindah kerumahnya yang membangkitkan rasa ingin tahunya.

BACA JUGA :

Pameran Seni di Bali Ungkap Mentalitas Patriarkis

Instalasi Makam Game of Thrones di Sidney

Menurut aktivitas perempuan Indonesia, Veronica Iswinahyu, “May adalah pahlawan buat saya. Harus ada banyak guru dan dosen yang menceritakan ini ke anak-anak. Bagian yang paling saya suka dari film ini adalah May sebagai subjek. May dibiarkan saja menghadapi traumanya sampai sembuh. Menurutku film ini menggambarkan bahwa korban punya batasan sendiri cara dia mengatasi traumanya. Sering kali kita merasa tahu perasaan korban dan memberi nasihat. Padahal korban ternyata hanya butuh didengarkan dan ditemani.”

“Buat kami—dari gerakan perempuan—pemerkosaan itu adalah kejahatan kemanusiaan dan memang harus kita berantas. Salah satunya dengan cara disahkannya RUU Penghapusan Kekerasan Seksual.Maka kami mendukung film ini,” tambahnya.

Film berdurasi 112 menit ini dibintangi oleh Raihaanun, Lukman Sardi, Ario Bayu, dan Verdi Solaiman. Skenario digarap oleh Rayya Makarim, yang sekaligus menjadi produser film ini bersama Ravi Bharwani dan Wilza Lubis.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here