Casa Indonesia berkolaborasi dengan IKEA

0
8663

Majalah CASA Indonesia kembali mempersembahkan Casa Indonesia 2019 sebagai selebrasi 10 thun penyelenggaraan pameran desain dan arsitektur premium terbesar di Indonesia dalam tajuk 1 DEKADE Casa Indonesia 2019. Pameran yang berlangsung pada tanggal 2 – 5 Mei 2019 kemarin di Ballroom The Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, didukung penuh oleh Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), Indonesia Trend Forecasting (ITF), IKEA dan Danapaint.

Acara yang kesepuluh kali ini, mengusung tema Khatulistiwa yang bermakna juntaian nusantara dari barat sampai ke timur dan dipersatukan dalam bahasa desain. Spirit Khatulistiwa tersebut tertuang dalam beberapa instalasi karya sederet nama arsitek dan desainer ternama Indonesia hingga karya produk dari peserta Casa Design Challenge (CDC) 2019.

BACA JUGA :

Melihat Keindahan Alam dan Kehidupan Suku Baduy di Film Ambu

Siap-Siap Nonton Ramadhan Jazz Festival 2019 !

 

 

View this post on Instagram

 

Went to #casaindonesia2019 exhibition, the largest and most comprehensive living exhibition, art, architecture, design & living. Definitely saw a wide variety of intriguing projects and products both made locally and internationally. What stood out the most were installations and projects from #indonesianarchitects and #indonesiandesigners to promote sustainability through architecture and materiality. Also, that #ikea #offwhite rug is still accepting highest bidder, last time I checked it was $4000 🤭 #architecture #architecturemagazine #indonesianarchitect #casaindonesia2019 #offwhite #interiordesign #furniture #indonesianfurniture #sustainability #localmade #interiordesign #interiordesignblog #interiordesignmagazine #jakarta #indonesiadesign #designexhibition #interiordesignexhibition #architecturexhibition

A post shared by Gabriel Arcaradine Dwisatria (@dwisatria.works) on

Keistimewaan di tahun ini, Casa Indonesia berkolaborasi bersama IKEA menghadirkan karya 8 seniman terpilih berupa seni permadani, kerajinan karpet, avant-garde fashion hingga street culture. 8 seniman tersebut adalah Virgin Abloh, Chiaozza, Craig Green, Misaki Kawai, Seulgi Lee, Noah Lyon, Filip Pagowski serta   Supakitch.

Diana Nazir  selaku Creative Director Casa Indonesia mengungkapkan, “ setiap tahun selalu ada kebaruan yang diciptakan, baik secara tata letak ruang pamer, komposisi peserta, maupun kejutan dari desainer muda. Hal-hal ini yang membuat Casa Indonesia selalu terdepan, karena mengangkat ‘desain’ sebagai nafas dan value disetiap elemennya.”

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here