Kain Hasil Blusukan Oscar Lawalata dipamerkan di Senayan City

0
621

Ada banyak cara untuk melestarikan kain-kain Nusantara agar selalu dikenal oleh generasi muda. Salah satunya yang dilakukan oleh desainer senior, Oscar Lawalata, memamerkan kain dengan cara digantung dan dibuat instalasi seni yang menarik.

Bertajuk “Aku dan Kain”, Oscar berkolaborasi dengan fotografer Glenn Prasetya, membuat pameran di Senayan City, Jakarta, pada tanggal 2 – 31 Oktober 2019 yang bertujuan untuk mengajak 100 generasi muda untuk memakai kain Indonesia.

Jadi tidak menampilkan kain, acara ini juga memperlihatkan foto-foto dari 100 anak muda yang berpengaruh dengan berbagai latar belakang untuk turut mengampanyekan kain-kain Nusantara Indonesia. Menurut Oscar mereka punya bahasa sendiri yang lebih efektif menumbuhkan kesadaran akan ragam kain Nusantara di kalangan generasi muda.

BACA JUGA :

Ragam Kain Jumputan Palembang yang Tampil Modern dan Alami

Kain tenun Sikka yang Menarik Perhatian

Foto-foto dari 100 anak muda itu juga menjadi bagian instalasi seni ini. “Kami di sini sengaja lebih menyasar pada awareness. Nanti anak-anak muda foto, diunggah di media sosial. Dari situ, setidaknya orang lain tahu bahwa kita memang kaya akan tekstil,” ujar Oscar.

“Sekarang anak muda kan suka travelling dan kain-kain ini kan asalnya tersebar dari berbagai daerah di Indonesia, jadi siapa tahu ini juga bisa mendorong mereka untuk mengunjungi lokasi-lokasi penenun di pelosok Indonesia,” tambahnya.

Untuk kain-kain yang terpajang disana, Oscar mengaku hasil pencariannya selama dua decade. Dari Pulau Alor, Kerajaan Insana di Pulau Timor, Kerajaan Biboki, sampai ke Kota Sengkang di Sulawesi Selatan.

“ Setiap kain punya cerita istimewa. Namun, kain asal Kalimantan dalam pameran itu merupakan kain yang lebih menimbulkan percikan emosional di hatinya. Saya sedih. Kalimantan itu sukunya nomaden, hidup di hutan. Tapi, hutan makin hilang. Kami tidak tahu mereka sekarang hidup di mana karena hidupnya memang berpindah-pindah. Kainnya otomatis sulit didapat. Budaya semakin hilang, Oleh karena itu, saya semangat sekali membuat acara ini agar kain Nusantara terus dilestarikan, ” katanya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here