Kain Tradisional dari Sulawesi Tengah terbuat dari Kayu

0
807
Sumber : instagram/kain_kita
Sumber : instagram/kain_kita

Satu lagi kain tradisional yang mencintai alam. Yaitu kain kulit kayu dari komunitas adat Ngata Toro, Sulawesi Tengah, yang konon sudah dibuat sejak zaman prasejarah. Uniknya, pembuatan kain kulit kayu biasanya dilakukan oleh kaum wanita dan proses pembuatannya masih sangat tradisional. Pembuatannya biasa  dilakukan setelah menanam padi hingga menunggu waktu panen.

Namun pembuatan kain kulit kayu juga tersebar di seluruh Nusantara. Yaitu Nias, Jawa Tengah dan Bali, Halmahera-Maluku Utara, Papua, Kalimantan, dan Sulawesi. Sebagian besar menggunakan kulit kayu dari genus Broussonetia, Ficus, dan Artocarpus. Sementara di Sulawesi Tengah, menggunakan kulit kayu ivo (tekstur halus) dan malo (tekstur kasar).

BACA JUGA :

Pameran Lini Narasi Baru : Seni Rupa Indonesia, Kota dan Perubahannya Sudah Dibuka

Karnaval Kain Ulos Sepanjang 500meter di Hari Ulos Nasional

Khusus untuk Jawa dan Bali, kain kulit kayu tak digunakan sebagai pakaian. Di Jawa ia dijadikan bahan membuat wayang beber, di Bali lembaran kulit kayu dilukis dengan figur-figur dari beragam mitos, legenda, dan cerita wayang lalu digantung di tempat-tempat upacara dan ritual.

Proses membuatnya adalah dengan mengeluarkan serat-serat yang terdapat antara tulang dalam dan kulit pohon, lalu dimasak dan difrementasikan. Kemudian dipukul-pukul hingga merata dengan menggunakan batu ike (semacam alat pemukul untuk kulit kayu).

Pewarnaan kain kulit kayu diambil dari bahan-bahan alami seperti direndam dilumpur untuk menghasilkan warna coklat atau direndam bunga serta berbagai tumbuhan untuk menghasilkan warna lain.

Kain kulit kayu juga memiliki aneka jenis motif seperti, tanduk, tumpal, bunga dan belah ketupat. Aneka jenis motif ini mengandung makna keberanian, kebangsawanan, keramahtamahan dan persatuan. Kain kulit kayu baru dipamerkan di Perayaan Hari Internasional Masyarakat Adat Nusantara (HIMAS) di Jakarta.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here