Tradisi Pakai Sari Saat Perayaan Diwali

0
1035
Foto : Instagram/priyankachopra Itjeher.com
Foto : Instagram/priyankachopra Itjeher.com

Diwali yang tahun 2019 ini jatuh pada tanggal 27 Oktober 2019 sejatinya merupakan Festival Cahaya, dirayakan oleh umat Hindu. Cahaya yang datang dari lampu, hingga kembang api yang dinyalakan di malam hari menjadi simbol bagi harapan manusia di kehidupan.

Karena penuh dengan sukacita dan energi positif, perayaan ini berkembang melibatkan tak hanya umat Hindu saja, namun jadi tradisi yang dirayakan banyak masyarakat dunia dalam cakupan budaya India.

Sejumlah selebriti seperti Priyanka Chopra dan suaminya Nick Jonas mengunggah malam Diwali mereka, bahkan artis tanah air seperti Raline Shah, Marsha Timothy hingga Sheryl Sheinafia turut meramaikan perayaan ini.

BACA JUGA :

Desainer Asal Korea Selatan Turut Meramaikan JFW 2020

Rambut Lembut dengan Perawatan Keratin di ItjeHer Salon

Nuansa Warna Bumi di Koleksi Perdana Mahika Kids

Seperti kebanyakan perayaan formal budaya India, untuk menghormatinya para perempuan mengenakan Sari, kain yang dijadikan pakaian tradisional bagi negara-negara seperti India, Bangladesh dan Sri Lanka.

Dibuat dari material panjang tanpa jahitan, Sari tersedia dalam beragam motif dan warna.

Untuk dikenakan saat Diwali, Sari sebaiknya dipilih yang sopan menutup tubuh mengingat perayaan ini diasosiasikan pada aspek religius yang sakral. Pemilihan potongan leher yang rendah banyak dihindari karena lebih pantas dipakai saat sangeet atau perayaan pernikahan.

Selain itu, karena di beberapa perayaan Diwali diisi dengan banyak kegiatan yang menuntut gerakan, memilih Sari dengan material ringan jadi kunci nyaman sepanjang acara. Jarang yang mengenakan Sari Kanjeevaram, atau sari dengan material benang tenun yang lebih berat karena akan membatasi gerak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here