Wayang Bocor dari Eko Nugroho yang Menggabungkan Seni Wayang dan Teater

0
1087

Perupa kontemporer Eko Nugroho berkolaborasi dengan seniman teater dari Yogyakarta sukses membuat pementasan Wayang Bocor yang menggabungkan seni wayang dan teater. Awalnya, Wayang Bocor yang memang dibuat untuk menggambarkan proses asimilasi budaya islam dan budaya Jawa ini, ditampilkan khusus untuk proyek Asia Society di New York, Amerika Serikat.

Sehingga pementasan perdananya ditujukan kepada para pencinta seni di New York, North Carolina, dan Los Angles Amerika Serikat. Pada pertunjukan Wayang Bocor, pakem pertunjukan wayang tradisi tetap dihadirkan melalui permainan wayang dalam bayangan dengan menggunakan kelir dan sorot lampu.

BACA JUGA :

Tradisi Pakai Sari Saat Perayaan Diwali

JakJazzin Aja Memberi Warna Baru untuk Pecinta Musik Jazz Ibukota

Namun dalam kehadirannya, tokoh wayang sudah tidak lagi menggunakan tokoh-tokoh dalam wayang tradisi, tetapi digantikan dengan figur yang diciptakan atas sensitivitas imajinasi Eko Nugroho dalam karya yang berbentuk lukisan, patung, gambar, bordir, dan animasi.

Dan saat ini, pementasan Wayang Bocor dengan lakon “Permata di Ujung Tanduk” karya penyair Gunawan Maryanto ditampilkan di Dia.Lo.Gue, Kemang, Jakarta, hingga tanggal 10 November 2019. Kegiatan ini merupakan bagian dari program bertajuk Royo-Royo yang digagas oleh Yayasan Kelola bekerjasama dengan Dia.Lo.Gue.

Tujuannya untuk menggalang dana bagi keberlangsungan program yang memberikan ruang belajar, ruang berbagi pengetahuan, keterampilan, dan juga membangun jaringan bagi pelaku seni. Dan  melalui pertunjukan ini, ada pesan aktual yang ingin disampaikan kepada penonton, seperti revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (RUU KPK).

 

 

View this post on Instagram

 

Belajar dan bermain, berkenalan dengan tradisi budaya kita sejak usia dini bisa membuat anak-anak lebih menghargai keberagaman budaya yang ada di sekitarnya. Dalam program dialogue culture bekerja sama dengan @yayasankelola kita bisa secara langsung melihat, menyentuh, merasa dan mengenal @wayangbocor. Dari proses awal terciptanya sebuah seni pertunjukkan melalui hibah seni Kelola, konsep awal, perlengkapan, setting panggung, kostum pemain, peralatan hingga karakter-karakter yang diciptakannya disertai arsip-arsip dalam seni pertunjukkan. Wayang Bocor adalah proyek karya pertunjukan kontemporer yang diciptakan oleh Eko Nugroho. Karya ini memadukan wayang tradisional dari budaya Jawa yang hadir dengan sentuhan kontemporer melalui tokoh-tokoh imajiner Eko Nugroho. Cerita sederhana dari keseharian masyarakat hadir melalui pendekatan pertunjukan wayang yang dipadukan dengan karya-karya lukisan, wayang kulit modern dengan warna dan corak, patung, gambar, bordir, dan animasi. Jadilah saksi dari karya spektakuler yang merayakan penggalian kemungkinan-kemungkinan estetika baru dalam pertunjukan wayang kontemporer! Tiket dapat di beli langsung @dialogue_arts Hari ini pertunjukkan terakhir donasi akan di berikan kepada @yayasankelola ー #yasanKelola #dialogueartspace #RoyoRoyo #WayangBocor #EkoNugroho #untuksenidanbudaya #senipertunjukkan #yayasankelola #dialogueculture

A post shared by Dia.Lo.Gue. Artspace (@dialogue_arts) on

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here