Kreasi Komik Eko Nugroho

0
1936

Buat kamu yang hendak melakukan perjalanan ke Yogyakarta, ada satu tempat yang wajib dikunjungi. Yaitu galeri Daging Tumbuh milik seniman komikus Eko Nugroho yang menawarkan kreasi modern dan sangat anak muda dengan beragam hasil karya seperti lukisan, ilustrasi dan karikatur yang diterapkan pada baju, tas, emblem, hiasan dinding dan lain sebagainya.

Kegemarannya membaca komik sejak kecil dengan pendidikan kuliah Seni Rupa yang digeluti, membuat Eko Nugroho mencetus gagasan untuk membuat kreatifitas yang berbeda. Berawal dari menggambar dinding rumah dengan batu bata dan menggambar hamparan halaman tanah dengan batu, akhirnya terciptalah studio Daging Tumbuh.

Daging tumbuh sebenarnya adalah sebuah kompilasi yang terdiri tak hanya dari komik, tapi juga berisi coretan grafis, ilustrasi, puisi, curhat, atau apapun yang berupa fotokopian. Uniknya, Daging Tumbuh juga menjadi wadah para seniman atau siapapun yang ingin berkarya dan mengirimkan kreasinya yang tidak terbatas pada komik saja. Bisa berupa  foto, gambar, tulisan, puisi, umpatan, undangan nikah dan lain sebagainya.

Dari hasil karya yang terkumpul, Eko Nugroho kemudian rutin membuat buku yang dibagi menjadi beberapa edisi. Setiap edisinya dicetak sebanyak 150 buku yang kemudian dijual di galeri Daging Tumbuh dan tempat penjualan alternatif seperti distro, toko buku independen, galeri, yayasan seni dan jualan secara online.

Dan kini, kreasi Eko Nugroho juga sudah dinikmati oleh pencinta seni level internasional. Pada tanggal 10 September hingga 28 Oktober 2016 lalu, ia diundang untuk memamerkan kreasinya di Arario Gallery, Shanghai, Tiongkok. Pameran tunggal bertajuk “UH-OH UH-OH UH-OH (the world complaining)”, menampilkan karya terbaru dari Eko Nugroho dengan berbagai media seperti embroderi, patung, kertas, fiberglass dan lukisan mural. Makna dari kreasinya,tidak hanya menyentuh sisi kehidupan urban, budaya dan tradisi yang dekat dengan lingkungannya tapi juga mengaitkan situasi perubahan sosial dan politik yang terjadi di Indonesia secara tidak langsung. Dengan visual dan presentasi yang unik dan berbeda, hasil karyanya berhasil menarik para pemerhati seni yang antusias melihat karyanya.

Pameran di Arario Gallery, Shanghai, Tiongkok.

 

Alamat Daging Tumbuh : jalan Plurugan RT.11 RW.10, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55181.

Kreasi Eko Nugroho dapat dinikmati di Jakarta, yaitu di Galeri 2madison, Gedung Promenadi 20, jalan Bangka Raya no. 20, Unit B. Atau klik di www.2madison.com

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here