Hemat ke Kantor dengan Transportasi Tepat

0
836

Bagi pekerja kantor, memilih transportasi tepat setiap hari adalah hal yang krusial. Dengan banyaknya pilihan transportasi di perkotaan, mobilitas pekerja yang cepat jadi sangat terbantu. Bayangkan jika kamu masih hidup di zaman dahulu ketika perpindahan dari satu tempat ke tempat lainnya membutuhkan waktu yang cukup lama.

Jika pilihan transportasi sudah banyak, maka yang harus disiasati selanjutnya adalah memilih transportasi hemat yang sesuai dengan kantong.

Apalagi mengingat jumlah biaya hidup serta pengeluaran lain yang harus dihitung cermat setiap harinya. Pilih transportasi sesuai kebutuhan, dan potong anggaran pengeluaranmu jadi lebih hemat!

  1. Motor

Transportasi untuk kendaraan roda dua ini memang sangat diminati di kalangan masyrakat Indonesia . Jumlah persentase kendaraan bermotor tumbuh mencapai 12 persen setiap tahun. Di era globalisasi ini kamu juga mudah untuk mendapatkan kredit kendaraan transportasi pribadi yang begitu cepat dan murah dengan DP Rp500 – Rp750 ribu.  Kelebihan untuk menggunakan motor di Jakarta adalah menghemat waktu dan efektif. Hanya saja dengan motor kamu harus bersabar dengan cuaca hujan, terkena polusi atau terpapar teriknya sinar matahari. Tapi dengan hanya Rp20 ribu, kamu bisa mendapatkan tangki bensin yang terisi penuh dan bebas bepergian kemana saja.

  1. Mobil

Jika melihat grafk ekonomi, transportasi pribadi jenis ini melonjak cukup tinggi tiap tahunnya di Indonesia atau kota-kota besar Negara lain. Mobil banyak diminati karena mudah didapatkan dengan harga Rp 10juta hingga Rp50Juta . Dengan menggunakan mobil kamu bisa lebih memiliki privasi dan kenyamanan dalam berkendara di bandingkan dengan transportasi lainnya. Tapi jika terkena macet, kamu tidak dapat memotong jalan seperti motor, dan tentu saja biaya yang dihabiskan untuk bensin akan lebih mahal.

  1. KRL Jakarta

Untuk para pengguna Commuterline mungkin tidak asing lagi mendengar kata KRL (Kereta Rel Listrik)  Jabodetabek yakni sarana transportasi umum milik yang dioperasikan oleh PT KAI (PJKA sebelumnya) alias PT Kereta Api Indonesia. Wajah KRL sekarang dan di banding masa lalu sangat berbeda karena pembenahan sarana dan prasarana yang cukup signifikan. Tidak ada pedagang yang berjualan tanpa izin dan rapi. Untuk harga tiket jenis THB ( Tiket Harian Jaminan) kamu cukup membelinya di mesin khusus di setiap stasiun seharga Rp 3.000, lalu ada biaya sistem jaminan sebesar Rp 10.000, nanti ketika kamu sampai di tujuan kamu bisa mendapatkan jaminan uang itu kembali. Pilihan lainnya adalah kamu bisa membeli KTM ( Kartu Multi Trip ) seharga Rp 50 ribu dengan saldo Rp 30 ribu.

Foto : Instagram/inggridanjani
  1. Transjakarta

Dari lima aspek pengukuran yang digunakan untuk mengukur kualitas pelayanan Transjakarta, hanya satu aspek yang menunjukkan penilaian cenderung baik dan sisanya menunjukkan skor yang cenderung kurang baik. Tingkat kualitas pelayanan yang cenderung baik ditunjukkan pada hal-hal yang berkaitan dengan keamanan, kenyamanan, kerapihan dan kondisi fisik bus. Sebaliknya, tingkat kualitas pelayanan yang dirasakan masih cederung kurang baik adalah ketepatan waktu, lama waktu terlambat, sikap petugas dalam memberikan pelayanan.  Kekurangannya adalah kita tidak dapat turun semaunya seperti angkutan umum lainnya, sehingga kamu harus turun di halte yang telah disediakan. Untuk tiket, kamu cukup membeli kartu E-money di minimarket atau di loket Transjakarta sebesar Rp 50 ribu.

Foto : Instagram/aaronregulus22
  1. Angkutan Bus Umum

Siapa yang tidak mengenal angkutan umum dengan berciri khas kenek atau kondektur untuk meminta pembayaran langsung kepada setiap penumpang. Berbagai macam transportasi bus umum seperti kopaja,metro mini, bus antar wilayah bertebaran di Jakarta. Harga yang di tawarkan cukup murah, sekitar Rp 4.000 hingga Rp 8.000. Dengan bus umum, kamu dapat pergi ke setiap tempat yang kamu ingingkan dan sampai di depan tempat yang kamu tuju. Kekurangannya biasanya dari segi keamanan dan kebersihan. Masih banyak laporan dan berita mengenai kejadian kejahatan yang dilakukan di angkutan bus umum. Sangat berbeda jauh jika kita memilih transportasi yang di sediakan dari pemerintah.

Foto : Instagram/bader_pedia
  1. Angkot

Angkot atau dapat disebut Angkutan Kota , terlihat seperti mobil pada umumnya. Tidak seperti angkutan umum lain yang berbentuk besar, untuk transportasi massa tentu saja angkutan ini termasuk sangat mungil. Dari segi keamanan dan kebersihan memang tidak jauh berbeda dengan bus umum. Untuk kuota penumpang tidak dapat ditumpangi oleh banyak orang seperti angkutan lainnya. Tarif sekali jalan Rp 4.000 hingga Rp 6.000. Kelebihannya kamu bisa mendapatkan perjalanan jauh dengan harga yang murah.

Foto : Instagram/mas_aseddino
  1. Angkutan Berbasis Online

Kecanggihan teknologi juga mempengaruhi kehidupan di masyarakat .Kendaraan yang termasuk instan ini telah muncul sejak tahun 2015. Beberapa jenis transportasi berbasis aplikasi online menyediakan pilihan transportasi berupa mobil dan motor yang sistemnya seperti taxi. Tarif yang ditawarkan cukup terjangkau karena mereka memberikan pelayanan sesuai jarak tempat yang dituju, dari mulai Rp 5 ribu hingga tergantung jarak yang ditempuh.

Foto : Instagram/dickyreytraputra

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here