Karina, Menguasai Lebih Dari 20 Tarian Daerah

Di usianya yang muda, 26 tahun, Karina Soerjanatamihardja sudah mengusai lebih dari 20 tarian daerah dari berbagai budaya di Indonesia. Diawali dengan belajar menari Sunda dan Betawi di umur 3 tahun, ia kini sudah menjadi guru di sanggar Gema Citra Nusantara (GCN) dan mengajar tarian dari sabang sampai merauke.  “ Aku tergerak belajar menari karena melihat ibu menari. Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi aku diberi kesempatan untuk mengharumkan nama dan budaya Indonesia sejak kecil di panggung dunia,” ujar Karina. Walaupun dibesarkan di luar negeri mengikuti Ayahnya yang bertugas sebagai Diplomat, jiwa nasionalisme Karina sudah tertanam didirinya dan akan terus ia lestarikan lewat seni tari.

Dibawah ini obrolan lengkap Itjeher.com dengan Karina yang sangat memberi inspirasi.

 

  • Apa yang membuat Karina terus menari dari kecil hingga sekarang ?

Aku beruntung memiliki keluarga yang sangat menghargai budaya sendiri. Lewat seni tari, Ibu selalu mengajarkan dan memperlihatkan kepada anak-anaknya tentang keindahan tradisi Indonesia yang sangat berwarna. Walau besar dan kuliah di luar negeri,  orang tua aku selalu berbicara dengan bahasa Indonesia dan tak pernah pudar menanamkan filosofi budaya Indonesia lewat seni tari. Hal ini yang membuat aku ingin terus menari dan mengajarkan ke generasi yang lebih muda lagi.

 

  • Tarian apa yang paling kamu sukai ?

Dari 20 lebih tarian yang aku kuasai, aku sangat menyukai tari Taruna Jaya dari Bali dan tari Topeng Watak Priangan dari Sunda. Keduanya tarian yang sangat dinamis dan butuh perjuangan serta komitmen yang sungguh-sungguh. Aku belajar tari Taruna Jaya sejak usia 12 tahun dan hingga saat ini aku merasa perjalanan masih panjang hingga bisa mencapai kesempurnaan. Begitu juga dengan Topeng, meskipun sudah melihat ibu menarikannya sejak kecil, tapi mempraktekannya tidak semudah itu. Dan kedua tarian tersebut merupakan tarian Indonesia klasik dengan nilai sosial dan sejarah yang sudah turun menurun dari generasi ke generasi. Aku merasa seperti menjadi bagian dari sejarah itu.

 

  • Bagaimana cara kamu melestarikan tarian tradisional ini ?

Kebetulan tahun 2004, ibu mendirikan sanggar tari GCN. Di sanggar inilah aku mulai mengajar dan memberi kesempatan pada siapapun baik generasi yang lebih muda atau tua yang baru mau belajar tarian tradisional untuk lebih mengenal sejarahnya hingga mempraktekkan gerakannya. Lewat sanggar ini, aku juga selalu menanamkan jiwa nasionalisme kepada teman-teman laiinnya bahwa kita harus bangga menjadi anak Indonesia. Budaya kita sangat kaya dan kita  bisa menjadi siapapun tanpa melupakan asalnya. Seni tari bukan sesuatu yang kuno dan harus dihilangkan melainkan bisa menjadi tradisi yang membanggakan.

 

  • Bisa ceritakan pengalaman Karina menari di luar negeri ?

Pada saat aku menari di negara lain, rasanya percaya diri aku semakin tinggi. Karena tidak ada negara selain Indonesia yang memiliki budaya beragam seperti kita dan aku merasa bangga bisa meneruskan seni tradisi Indonesia ini. Masyarakat di luar negeri sangat mengapresiasikan budaya tradisi kita, bahkan rasanya lebih dari bangsa kita sendiri. Nilai tradisi Indonesia sangat mahal di mata dunia. Hal ini yang terus menjadi keyakinan aku untuk selalu melestarikan seni tari sampe kapanpun. Dan ketika aku menari, menjadi “ obat “ rindu aku pada tanah air.

  • Siapa wanita inspirasi Karina ?

Yang pasti ibu. Aku kagum dengan kualitas tari ibu yang sangat bagus. Sejak kecil aku melihat ibu menari dan ingin bisa menari seperti dia. Selain itu semangat ibu melestarikan budaya Indonesia dan mengejarkan kepada generasi yang lebih muda itu sangat inspiratif. Karena hal ini bukan merupakan suatu perjuangan yang mudah dan tanpa pengorbanan yang besar. Salut buat ibu.  I am my mother’s  biggest fan.

Zeen is a next generation WordPress theme. It’s powerful, beautifully designed and comes with everything you need to engage your visitors and increase conversions.

More Stories
Bath Bomb Ulang Tahun dari Lush. Itjeher.com
Lush Rayakan Ulang Tahun dengan Varian Bath Bomb Terbatas