Tenun Suku Sasak di Desa Adat Sade

Desa adat Sade di wilayah kabupaten Lombok Tengah bagian selatan masih ditinggali penduduk asli Suku Sasak yang sangat menjaga pola hidup leluhur di masa lampau. Salah satu tradisi yang dipertahankan hingga kini adalah menenun. Para perempuan Suku Sasak ini memang menjaga keterampilannya dalam membuat kain tenun Lombok yang khas.

Alasannya karena ketika akan menikah, perempuan Suku Sasak harus bisa membuat kain tenun sendiri. 3 jenis untuk dirinya sendiri, calon suami dan calon mertuanya.

Tenunan yang sangat halus ini dibuat dengan menggunakan ATMB atau Alat Tenun Bukan Mesin yang memang sudah umum ditemui di berbagai adat suku-suku di Indonesia. Desa Sade yang merupakan salah satu daerah penghasil tenun asli selain desa Sukarasa di Lombok Barat, dan desa Pringgasela di Lombok Timur, sangat mudah dijangkau dari luar karena terletak di pinggir jalan dan dekat dengan pantai-pantai wisata Lombok yang terkenal. Desa ini bahkan berjarak hanya sekitar 8km dari Bandara Internasional Lombok. Karena letaknya yang terjangkau oleh wisatawan luar, masyarakat di desa ini banyak yang menjual hasil tenun langsung di depan huniannya dengan harga yang sangat terjangkau.

Motif yang tersedia sangat beragam, salah satu yang terkenal adalah motif tumpal atau pucuk rebung dengan bentuk segitiga seperti deretan gunung yang melambangkan Dewi Sri. Walau masyarakat mayoritas beragama muslim, corak Hindu yang juga menghiasi keragaman Lombok di masa lampau ini menjadikan motif tenun Lombok semakin kaya. Ketika Islam mulai masuk ke Lombok, maka motif tanaman, sulur, pohon hayat dan bunga-bunga mulai disusun dengan motif seperti bintang. Jika ketika di masa Hindu terdapat motif hewan, seiring waktu tergeser dengan motif kaligrafi huruf Arab.

Selain menenun kain, masyarakat desa Sade juga banyak memproduksi syal yang sering diincar para pendaki gunung yang sedang mampir. Jika kamu sedang mengunjungi desa ini, bisa langsung melihat proses dan belajar membuat tenun. Dimulai dari pemintalan kapas kering menjadi benang, pewarnaan dengan bahan-bahan alami hingga akhirnya pemintalan. Untuk pengerjaan satu kain hingga selesai memakan waktu dua minggu hingga tiga bulan tergantung kerumitan motif dan panjang kain.

Zeen is a next generation WordPress theme. It’s powerful, beautifully designed and comes with everything you need to engage your visitors and increase conversions.

More Stories
Perawatan Lidah Buaya Alami untuk Kesehatan Kulit Wajah