Potret Bhinneka Tunggal Ika dari Presiden Jokowi

0
1705

Bhinneka tunggal ika adalah semboyan yang telah mendarah daging dalam jiwa bangsa Indonesia. Frasa ini berasal dari bahasa jawa yang artinya berbeda-beda namun tetap satu.

Sebagai seorang pemimpin negara, presiden Jokowi ingin kembali menekankan bhinneka tunggal ika, dalam sorotan upacara 17 agustus kemarin di istana negara.

Tidak seperti presiden-presiden sebelumnya, Jokowi mengenakan baju adat saat menghadiri upacara hari kemerdekaan tersebut. Ia memilih baju adat Tanah bumbu, Batulicin, Kalimantan Selatan, sedangkan ibu negara Iriana mengenakan pakaian adat Minangkabau lengkap dengan topinya.

Tidak hanya presiden dan ibu negara, wakil presiden Jusul Kalla dan istri, serta semua undang memang diberikan tema busana baju adat dari berbagai daerah di Indonesia. Para mantan pemimpin negara sebelumnya, yaitu Susilo Bambang Yudhoyono, Megawati Soekarnoputri, dan B.J Habibie juga turut hadir untuk memperingati hari kemerdekaan dengan mengenakan baju adat. Hal ini membuat upacara 17 Agustus di istana negara kemarin terlihat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Ragam kebudayaan masing-masing daerah menjadi sesuatu yang unik dan mengingatkan kembali kepada masyarakat, bahwa perbedaan itu indah. Keberagamaan inilah yang menjadi keunikan bangsa Indonesia, yang harus terus kita banggakan.

Dalam rangkaian acara peringatan kemerdekaan ini, presiden Jokowi juga memilih baju adat terbaik dari para tamu undangan. Lima busana adat terbaik dipilih oleh presiden Jokowi sendiri, bersama dengan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munah, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
Sebagai hadiah, tak lagi dan tak bukan, presiden menghadiahkan sepada kepada masing-masing pemenang. Presiden memanggil kelima pemenang yang kemudian disambut tawa para undangan.

Tampaknya, presiden Jokowi mengangkat isu keberagamaan ini menjadi sesuatu yang penting mengingat maraknya konflik perbedaan akhir-akhir ini di dunia. Dalam sidang MPR tahunan tanggal 16 Agustus kemarin, presiden Jokowi juga mengenakan baju adat Bugis dengan sarung warna merah. Dalam pidatonya, Jokowi mengajak bangsa untuk bersyukur dan berbangga .dapat terus bersatu atas keberagaman Indonesia.

“Sementara di beberapa negara lain, dilanda konflik kekerasan antarsuku, perpecahan antaragama, pertikaian antargolongan, kita bersyukur kita tetap bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berbhinneka tunggal ika.”

 

 

Foto: setkab.go.id

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here